Dark/Light Mode

Kadin Dukung Percepatan Program Vaksinasi

Kamis, 29 April 2021 15:06 WIB
Arsjad Rasjid (Foto: Ist)
Arsjad Rasjid (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid menyatakan, program vaksinasi Covid-19 sangat bagus. Sehingga pihaknya mendukung percepatan agar semakin banyak masyarakat yang terlindungi.

"Dalam keadaan seperti ini kita memang harus fokus kesehatan dulu, di mana vaksinasi adalah upaya melindungi masyarakat dari Covid-19 lantaran belum ada obatnya hingga kini," kata dia di Banjarmasin, Kamis.

Menurut Arsjad, roda ekonomi sekarang mengalami perlambatan akibat pandemi. Penyakit yang cepat menular ini membuat masyarakat menjadi ketakutan. Akibatnya, mobilitas terbatas dan perekonomian pun berimbas.

Baca juga : PDIP Dukung Keputusan Presiden

"Makanya kita harus bisa bikin semua sehat dulu. Langkahnya yaitu vaksin supaya roda ekonomi bisa dijalankan perlahan. Prinsipnya, pulihkan kesehatan bangkitkan ekonomi," tegas Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk itu.

Kadin, tambahnya, terus mendata perusahaan dalam program vaksinasi Gotong Royong dengan sasaran lebih dari 8,6 juta orang divaksinasi. Harapannya, vaksin untuk karyawan perusahaan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan dan rasa aman bagi pekerja. Sehingga diharapkan produktivitas kembali normal.

Sebagai langkah mendorong gerak laju ekonomi, Arsjad menekankan pentingnya kerja sama antara pengusaha dalam Kadin dan pemerintah dapat selaras dan padu dari tingkat pusat sampai ke level kabupaten dan kota.

Baca juga : Fadli Zon: Sektor Pertanian Penyelamat Krisis Saat Pandemi

Kadin pun mengapresiasi langkah pemerintah Presiden Joko Widodo yang telah mengeluarkan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sektor otomotif, sehingga mendorong pemulihan industri otomotif yang terdampak pandemi.

Kemudian pemerintah juga menambah insentif sektor properti berupa penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) jadi 0 persen alias PPN ditanggung pemerintah.

"Tentunya dua kebijakan ini dapat menggairahkan pelaku usaha di sektor yang terlibat di dalamnya. Ingat, kita ini lagi perang ekonomi dan perang kesehatan. Kalau ingin menang, maka harus inklusif dan kolaboratif," pungkasnya, didampingi Ketua Kadin Kalimantan Selatan Edy Suryadi. [EFI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.