Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Wanita Peduli Gambut Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 21 April 2021 12:55 WIB
Bendahara kelompok Wanita Peduli Gambut, Sunarti. (Foto: ist)
Bendahara kelompok Wanita Peduli Gambut, Sunarti. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) terus mendorong ketahanan pangan berbasis rumah tangga di pedesaan gambut dan padat karya dalam pengelolaan lahan gambut.

Salah satunya dilakukan oleh Sunarti. Perempuan paruh baya dari Desa Pangkoh Sari, Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, tengah sibuk mencatat hasil penjualan sayur kelompoknya. Ia menjadi bendahara kelompok Wanita Peduli Gambut di Desa Pangkoh Sari. 

Kelompok ini dibentuk Ketika ada proyek Desa Mandiri Peduli Gambut-Ketahanan Pangan, sebagai bagian dari Pemulihan Ekonomi Nasional, tahun 2020 lalu.

Kelompok Sunarti yang beranggotakan 15 orang perempuan ini aktif melakukan budidaya tanaman kelor dan porang serta menanam ubi jalar, labu siam, kangkung, bayam dan sayuran lain. Mereka juga membudidayakan ikan di pekarangannya.

Baca juga : Wagub Riza Kembali Larang Warga Takbiran Keliling

Pengalaman ini relatif baru bagi kaum perempuan di desa ini. Banyak lahan pekarangan yang tidak dimanfaatkan maksimal. Kebutuhan pangan umumnya dibeli dari pedagang yang datang ke desa. 

Melalui kegiatan DMPGM-Ketahanan Pangan, Sunarti merasakan perubahan. “Dulu sayur dan ikan beli. Sekarang sudah tidak. Kami juga sudah menjual sayuran dari demplot kepada ibu-ibu lain,” ujar Sunarti penuh bangga. 

Kelompok perempuan petani ini sudah mengelola 15 unit kolam terpal di setiap rumah anggota kelompok. Ikan lele dan nila telah dipanen sejak bulan Januari tahun ini. Hasil panen harian ikan tersebut menjadi sumber lauk utama bagi setiap rumah anggota kelompok dan sebagian dijual apabila ada tetangga yang memerlukan.

Sejak mengurus Kelompok Tani ini, aktivitas harian Sunarti jadi lebih sibuk. Setelah menjalani peran domestik mengurus rumah tangga, ia pergi ke sawah untuk merawat padi. Selepas dari sawah, Sunarti mengunjungi lahan kelompok untuk memantau tanaman porang dan kelor yang mereka tanam. Menjelang malam dia memberi pakan untuk ikan lele di kolam terpal. 

Baca juga : Wali Kota Cimahi Pernah Kena Tipu KPK Gadungan

Kelompok Wanita Peduli Gambut di Pangkoh Sari ini juga telah menjalin kerja sama dengan BUMDes di desa mereka. BUMDes Farm Jaya menjadi pemasok bibit sayuran untuk kelompok, dengan harga lebih murah dibandingkan dengan bibit sayur yang beredar di sekitar desa. 

Sementara itu, kelompok menjual sayur hasil panen ke BUMDes Farm Jaya. Baru-baru ini, BUMDes sepakat memesan sayur hasil panen dari kelompok untuk keperluan pasca lebaran nanti.

Meski terlihat biasa, sesungguhnya yang dilakukan Sunarti dan kelompok Wanita Peduli Gambut di Pangkoh Sari ini sangat mulia. Mereka merintis ketahanan pangan di tingkat keluarga. Dari pengakuan Sunarti, terlihat bagaimana sekarang nutrisi keluarga yang penting yakni sayur-mayur dan protein sudah bisa dihasilkan sendiri. 

Selain, mereka sendiri juga merawat sawah dengan baik. Semua bentuk pemanfaatan lahan gambut ini bertujuan untuk menjadikan lahan-lahan gambut yang biasa terlantar menjadi produktif sehingga meminimalkan kebakaran. [DIT]

Baca juga : Komisi II DPR Dukung Penguatan BPIP

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.