Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bahlil Ingatkan, Jangan Main-main Soal Tanah Di Wilayah KEK

Rabu, 19 Mei 2021 18:11 WIB
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (kedua kiri) di sela kunjungan ke KEK Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (19/5). (Foto: Humas Pemprov Sulteng)
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (kedua kiri) di sela kunjungan ke KEK Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (19/5). (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menegaskan, pemerintah siap memberikan kemudahan kepada investor untuk berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Termasuk di KEK Palu, Sulawesi Tengah.

"Saya minta ada kemudahan dalam pembebasan tanah. Jangan ada permainan tentang tanah dalam wilayah KEK," kata Bahlil di Palu, seperti dikutip Antara, Rabu (19/5).

Bahlil pun meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng dan Pemkot Palu, agar memudahkan investor untuk masuk berinvestasi di KEK Palu.

Berita Terkait : Jakarta Jadi Provinsi Dengan Kepatuhan Prokes Terendah Di Tempat Wisata

"Saya meminta, agar investor diberikan kemudahan," tegas Bahlil.

Mantan Ketua Umum Kadin ini mengatakan, pemerintah akan membuat satu regulasi insentif bagi investor, yang berinvestasi di wilayah KEK, yang menjadi salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi nasional. Termasuk, KEK Palu.

Di tengah situasi pandemi, pertumbuhan ekonomi nasional minus 2,9 persen dengan adanya pandemi Covid. Namun, pertumbuhan ini tergolong baik di Asia Tenggara. Tahun ini, target pertumbuhan ekonomi nasional diharapkan mampu mencapai 5,9 persen tahun ini.

Berita Terkait : Selama Ramadan, 20 Ribu Pelanggan Pakai Promo Tambah Daya PLN

Terkait hal ini, Direktur Utama PT BPST Mulhanan Tombolotutu melaporkan, KEK Palu merupakan salah satu kawasan industri obyek vital nasional.

"KEK Palu juga merupakan kawasan ekonomi berbasis industri, dan diresmikan pada tahun 2017. KEK Palu memiliki luas 2.500 hektare area. Sebanyak 279 hektare area sudah dibebaskan, dan 79 hektare sudah dibebaskan Pemda Kota Palu," ucap Mulhanan Tombolotutu.

Saat ini, kata Mulhanan, kondisi infrastruktur KEK Palu belum tertangani dengan baik. Sehingga, butuh dukungan pemerintah pusat untuk membangun infrastruktur KEK.

Berita Terkait : Antisipasi Covid-19, Menag Akan Takbiran Dan Shalat Id Di Rumah Saja

"Lokasi KEK Palu merupakan milik masyarakat yang siap dibebaskan oleh perusahaan, yang ingin melakukan investasi pada wilayah KEK Palu," pungkasnya. [HES]