Dark/Light Mode

Pelindo I Kembangkan Bisnis Marine Service

Kamis, 10 Juni 2021 07:09 WIB
Aktivitas di Dermaga Kuala Tanjung Medan, Senin (7/6). (FOTO : Pelindo 1)
Aktivitas di Dermaga Kuala Tanjung Medan, Senin (7/6). (FOTO : Pelindo 1)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I bakal memperkuat bisnis marine ser­vice tahun ini, dengan melaku­kan pengembangan layanan di wilayah operasional perusahaan. Khususnya di perairan Selat Malaka dan Kepulauan Riau.

Direktur Operasional dan Ko­mersial Pelindo I Ridwan Sani Siregar mengatakan, optimalisasi bisnis marine service yang akan dilakukan antara lain pengem­bangan Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (PIE), intelli­gent marketing, memperluas net­working serta penerapan Internet of Things (IoT).

“Kegiatan marine service ini merupakan hal yang sangat penting dikembangkan. Karena kita berada di tengah Selat Malaka sebagai jalur perdagangan tersibuk di dunia, yang dilintasi 80.000 kapal per tahun,” ujar Ridwan melalui siaran pers, kemarin.

Baca Juga : Hadapi Pandemi, Restoran RI Di Swiss Tetap Bertahan

Ia menjelaskan, pihaknya akan terus mengembangkan layanan pemanduan dan pe­nundaan kapal di Kuala Tan­jung PIE, yang memiliki po­tensi besar untuk tumbuh dan berkembang secara cepat.

Sebab, lokasinya berada di tengah jalur utama Selat Mala­ka yang dilewati 25 persen komoditas perdagangan dunia. Dan didukung hinterland yang kuat di 10 provinsi di Pulau Sumatera.Hal ini menjadikan posisi Kuala Tanjung PIE semakin strategis, dan ber­potensi besar sebagai simpul penting dalam jaringan logis­tik dan supply chain global.

Selain itu, Kuala Tanjung PIE terdiri dari dua bagian yang saling terintegrasi. Yaitu Ka­wasan Pelabuhan (Kuala Tan­jung Multipurpose Terminal) dan Kawasan Industri (Kuala Tanjung Industrial Zone).

Baca Juga : Partai NasDem Pede Bakal Bisa Tampilkan Tiga Paslon

Sementara terkait intelligent marketing, kata dia, akan dilakukan dengan fokus identifikasi konsumen. Khususnya di wilayah Batam, Karimun, dan perairan Selat Malaka.

Rencananya, perseroan akan meningkatkan pasar pelayanan kegiatan Ship To Ship (STS) di cabang pelabuhan Tanjung Balai Karimun dan Pulau Nipah, Kepulauan Riau.

“Kami optimis bisnis STS transfer di Karimun dan Nipah bisa terus berkembang,” katanya.

Baca Juga : MPR: Perbanyak Vaksinasi, Perketat Penerapan Prokes

Untuk itu, pihaknya berupa­ya menjalin kerja sama dengan pemilik kapal dan melaku­kan direct marketing kepa­da customer untuk masuk ke Karimun maupun Nipah.

Bahkan, pihaknya juga se­dang melakukan evaluasi terhadap regulasi perairan Iyu Kecil-Nongsa. Sehingga dapat dilakukan pelayanan marine advisory untuk menjamin ke­selamatan kapal saat melintasi perairan tersebut. [IMA]