Dark/Light Mode

Dibuka Menguat Tipis, Rupiah Masih Belum Aman

Kamis, 10 Juni 2021 10:37 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)
Rupiah dan dolar AS. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pagi ini rupiah menguat. Rupiah dibuka pada level Rp 14.250 per dolar AS atau menguat 0,04 persen dibanding posisi Rabu (9/6) sore di level Rp14.255 per dolar AS.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia pagi ini juga perkasa terhadap dolar AS. Kondisi ini ditunjukkan oleh yen Jepang naik 0,07 persen, dolar Singapura menguat 0,02 persen, dolar Taiwan bertambah 0,08 persen, dan won Korea Selatan naik 0,06 persen.

Berita Terkait : Cadangan Devisa Turun, Rupiah Kena Imbasnya

Kemusian, peso Filipina menguat 0,04 persen, yuan China naik 0,06 persen, ringgit Malaysia meningkat 0,02 persen, dan bath Thailand menguat 0,03 persen. Sedangkan, rupee India berkurang 0,12 persen terhadap dolar AS.

Sementara itu, mata uang di negara maju tampak bergerak bervariasi di hadapan dolar AS. Tercatat, poundsterling Inggris naik 0,04 persen dan dolar Australia menguat 0,05 persen. Sedangkan, dolar Kanada dan franc Swiss masing-masing turun 0,02 persen dan 0,01 persen.

Berita Terkait : Melesat Lagi, Rupiah Bikin Dolar Tak Berkutik

Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan, rupiah dibayangi penantian pasar terhadap data penting AS, yaitu indeks Harga konsumen (IHK) AS periode Juni 2021 yang akan dirilis malam ini sekitar pukul 19.30 WIB.

Apabila IHK naik atau mengalami inflasi di atas perkiraan pasar, kondisi ini bisa memicu penguatan dolar AS, dan sebaliknya. Oleh sebab itu, ia memprediksi rupiah berpotensi melemah pada perdagangan hari ini, meskipun menguat 

Berita Terkait : Mantul, Awal Pekan Rupiah Kinclong

"Potensi pelemahan rupiah ke arah Rp 14.270, sementara potensi penguatan ke arah Rp 14.230 per dolar AS," imbuhnya. [DWI]