Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah ramainya wacana koalisi Prabowo Subianto-Puan Maharani di Pilpres 2024, Partai Gerindra Jawa Tengah (Jateng) melakukan pertemuan dengan PDIP Jateng.
Pertemuan dilakukan di Kantor DPD PDIP Jateng di Panti Marhaen, Kota Semarang, Sabtu (29/5). Mereka disambut pimpinan DPD PDIP Jateng. Pertemuan tertutup bagi awak media.
Baca juga : Jagoannya Menang Di Pilgub Jambi, PAN Instruksikan Kadernya Kawal Perhitungan Suara
Dari DPD PDIP Jateng hadir Ketuanya, Bambang Wuryanto, Sekretaris Bambang Kusriyanto, Bendahara Agustina Wilujeng. Sedangkan dari Gerindra, hadir Ketua Abdul Wachid, Sekretaris Sriyanto Saputro dan bendahara Heri Pudyatmoko.
Setelah pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, kedua pimpinan parpol kompak menyatakan sebatas silaturahmi. "Ini murni silaturahmi dan kalau orang politik ngobrol soal politik, ya biasa lah,” kata Abdul Wachid.
Baca juga : Perkuat Kedaulatan Pangan Dan Energi, DPR Dukung Peremajaan Sawit Rakyat
Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul juga mengelak saat ditanya apakah ini bentuk penjajakan di tingkat bawah di tengah wacana koalisi Prabowo-Puan. Menurutnya itu bukan porsinya untuk mengatakan, karena persoalan koalisi adalah kewenangan DPP.
“Kalau saya bicara koalisi, maka Bambang Pacul salah makan obat,’’ sentilnya.
Baca juga : Gerindra Ogah Mikirin
Pertemuan antar-pimpinan parpol, tambahnya, untuk menjaga kesejukan suasana. Ia tak ingin antar-parpol bertikai dan membuat suasana masyarakat tak kondusif. Padahal untuk menjalankan pembangunan yang optimal butuh suasana yang adem.
“Jateng harus jadi contoh, untuk para pemimpin berembuk, duduk bareng ngobrol bareng. Agar rakyat tenang. Kalau konflik terus, kesal. Apalagi tiap hari isunya ganti, ya bisa patah,” ungkapnya. [WE]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya