Dark/Light Mode

LPDB Ajak UMKM Labuan Bajo Manfaatkan Dana Bergulir

Jumat, 11 Juni 2021 14:32 WIB
Kerajinan Labuan Bajo. (Foto: ist)
Kerajinan Labuan Bajo. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Pengelola Dana Bergulir-Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) terus mendorong pemanfaatan dana bergulir yang disalurkan kepada koperasi. Terutama untuk dimanfaatkan kepada para UMKM yang terdampak saat pandemi Covid-19.

Yang terbaru, pada Juni 2021, LPDB-KUMKM telah menyalurkan sekitar Rp 150 miliar kepada Koperasi Kredit (Kopdit) Obor Mas di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selanjutnya, Kopdit Obor Mas menyalurkannya kembali ke para UMKM binaannya. 

Eusebius Neno Tembek, pemilik usaha Kafe G2 misalnya. Eusebius memperoleh pinjaman dari Kopdit Obor Mas pada Maret 2021 sebesar Rp 25 juta. Dana tersebut, ia gunakan untuk mengembangkan usahanya.

"Awalnya cuma beralas terpal, tapi sekarang saya kembangkan dari modal dana bergulir itu untuk memperluas kafe. Sehingga jadi lebih besar dan menarik," imbuhnya di Labuan Baju, Manggarai Barat, NTT, Jumat (11/6).

Berita Terkait : LPDB-KUMKM Komit Hadir Di Indonesia Timur

Ia bersyukur, pembiayaan yang diraihnya dari Kopdit Obor Mas dan LPDB ini, sangat besar sekali manfaatnya bagi usaha Kafe G2 miliknya. Bahkan Eusebius mengaku tak sampai satu hari, dana tersebut cair. Ditambah bunga yang ditawarkan pun sangat murah. 

"Setelah saya hitung-hitung dan bandingkan dengan lembaga lain, ini yang terbaik menurut saya. Bunganya sangat kecil hanya 3 persen," ucap Eusebius.

Ia berharap, program pinjaman dana bergulir LPDB yang disalurkan Kopdit Obor Mas bisa terus berjalan. Sehingga akan semakin banyak UMKM-UMKM lainnya terbantu, apalagi di tengah pandemi Covid-19. "Saya bersyukur masih bisa bertahan," katanya.

Senada dengan Eusebius, Martina Enim Rotok, pemilik usaha bisnis tanaman hias Sam Hi Nursery Flower and Decoration Specialist ini, juga meraih pinjaman dari Kopdit Obor Mas pada April 2021 sebesar Rp 100 juta. Tambahan modal itu ia gunakan untuk mengembangkan usaha tanaman hiasnya, yang kian dikenal banyak orang.

Berita Terkait : LPDB Gelontorkan Dana Bergulir Rp 100 M Ke KSP Balo'Ta

"Usaha tanaman hias di Labuan Bajo ini sangat menjanjikan dan menguntungkan. Saya menerima pembeli dari seluruh daerah. Tambahan dana dari Kopdit Obor Mas ini sangat cepat dan murah," jelasnya.

Tanaman hias miliknya pun sudah banyak sekali dibeli orang. Bahkan ia sering mendapat permintaan tanaman hias dan dekorasi dari hotel-hotel yang ada di Labuan Bajo seperti Ayana Hotel dan Jayakarta Hotel.

Selanjutnya Gedifridus Sisparjo, pemilik usaha tenun ikat Mbarata Manggarai Barat. Menjadi anggota Kopdit Obor Mas sejak tahun 2021 dan mendapat pinjaman pada Januari 2021 sebesar Rp 5 juta. Ia berharap LPDB terus membantu usaha para pelaku usaha untuk tumbuh dan berkembang.

Menyoal ini, Direktur Utama LPDB, Supomo mengatakan, dana bergulir yang diberikan kepada koperasi memang harus dimanfaatkan langsung oleh UMKM lewat koperasi. Tahun ini, 100 persen penyaluran dana bergulir LPDB ini pun diberikan ke koperasi, terutama di sektor produktif.

Baca Juga : Perhutani Gencarkan Penjualan Via Aplikasi Digital

Supomo melanjutkan, pihaknya terus menggandeng berbagai pihak termasuk Pemerintah Daerah (Pemda), untuk mensosialisasikan program pembiayaan LPDB. "Kita ingin banyak masyarakat tahu, ini loh ada program LPDB. Banyak koperasi-koperasi bagus yang sukses mendapat pembiayaan dari LPDB," jelas Supomo. [DWI]