Dark/Light Mode

Budaya Inovasi Telkom Dukung Pengembangan Industri Halal

Jumat, 26 April 2019 21:30 WIB
Branding Expert Big Change Agensi Konsultan, Diah Maya (kiri) , Deputy Executive General Manager Coherence & Innovation Management Telkom Ery Punta Hendraswara , Staf Khusus Menteri BUMN, Wianda Puspanegoro berbincang saat melihat maket Halal Park di Kawasan GBK Jakarta, Jumat (26/4). (Foto: Ng Putu Wahyu Rama/Rakyat Merdeka)
Branding Expert Big Change Agensi Konsultan, Diah Maya (kiri) , Deputy Executive General Manager Coherence & Innovation Management Telkom Ery Punta Hendraswara , Staf Khusus Menteri BUMN, Wianda Puspanegoro berbincang saat melihat maket Halal Park di Kawasan GBK Jakarta, Jumat (26/4). (Foto: Ng Putu Wahyu Rama/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung pertumbuhan ekonomi dan industri halal di Indonesia.

Dalam upayanya itu, Kementerian BUMN bersama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Wika) menggelar kegiatan Media Gathering, di Halal Park di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Jumat (26/4).

Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo mengungkapkan, acara ini dibuat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keberadaan Halal Park.

“Industri halal ini sangat potensial untuk menjadikan ekonomi bangsa lebih kuat dan membawa nama Indonesia mendunia. Kami ingin, kepedulian masyarakat bisa terus tumbuh,” ujar Arif saat ditemui RMcoid di kawasan GBK Senayan, Jakarta, Jumat (26/4).

Baca juga : 10 Universitas Terhijau Dunia Raih Penghargaan UI Greenmetric

Acara diawali talkshow yang menghadirkan Staf Khusus Menteri BUMN Wianda Pusponegoro, Direktur Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Wika Novel Arsyad, Deputy Executive General Manager Coherence & Innovation Management Telkom Ery Punta Hendraswara, Public Relations Wardah Cosmetic Erna Maharani, dan PR Expert-Big Change Agency Dian Maya Puspitasari, dengan moderator Hanna Faridl dari HIJUP.

Arif menegaskan, sebagai digital telco company, pihaknya berkomitmen mendukung program yang dicanangkan Presiden Joko Widodo untuk menjadikan wisata industri halal Indonesia mendunia.

Melalui program Indigo Creative Nation, Telkom siap menjadi inkubator, akselerator dan katalisator yang menumbuhkembangkan seluruh ide-ide generasi muda yang kreatif. “Telkom sudah memiliki empat Digital Valley dan 17 Digital Innovation Lounge yang tersebar di seluruh Indonesia,” katanya.

Arif menambahkan, co-working space yang ada di Halal Park, senantiasa membuka kesempatan seluas-luasnya untuk menampung setiap kreativitas masyarakat dalam mengembangkan industri halal, yang selanjutnya dapat divalidasi menjadi sebuah produk dan inovasi. Sesuai kebutuhan pasar.

Baca juga : Dengan Serasi, Indonesia Bisa Jadi Lumbung Pangan Dunia

“Telkom yang selama ini konsisten menjalankan budaya inovasi, siap mewujudkan hal tersebut dengan menyediakan berbagai fasilitas seperti co working space, akses internet cepat, serta coaching dan mentoring yang dapat dimanfaatkan para pelaku industri kreatif digital dan masyarakat umum. Hal ini dilakukan agar masyarakat umum dapat mengembangkan idenya menjadi, produk yang bersaing di pasaran,” jelas Arif.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, industri halal di Indonesia berkembang sangat pesat. Menurut Global Muslim Travel Index, wisata halal Indonesia menempati peringkat pertama dari 130 negara lainnya. Mengungguli Malaysia, Turki, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Qatar, Maroko, Bahrain, Oman, Brunei dan lainnya

Tahun lalu, 140 juta wisatawan muslim yang datang ke Indonesia, dilaporkan melakukan  transaksi online hingga 35 miliar dolar AS.

Jumlah turis muslim dunia terus meningkat dari tahun ke tahun, dan tahun 2020 diproyeksikan akan mencapai jumlah 158 juta orang.

Baca juga : Kementan Terus Tingkatkan Pengembangan Sentra Sayuran Organik

Halal Park yang belun lama ini diresmikan Jokowi, diyakini mampu menjadi ekosistem para pelaku bisnis yang bergerak pada industri gaya hidup halal dari hulu ke hilir.  Tak hanya sebatas pada bidang bisnis fesyen dan makanan dan minuman, tetapi juga bidang lain seperti pariwisata, pendidikan, dan keuangan. [JAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.