Dark/Light Mode

Apindo Minta Kemenves Lebih Agresif Tarik Investasi Meski Pandemi

Rabu, 21 Juli 2021 15:44 WIB
Kementerian Investasi
Kementerian Investasi

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Investasi (Kemenves) harus tetap agresif menarik investasi, baik asing maupun domestik, meski pandemi masih melanda hingga saat ini.

“Kemenves memang harus agresif untuk menarik investasi untuk penciptaan lapangan kerja dan peningkatan nilai tambah ekonomi, agar dapat bangkit dari keterpurukan akibat pandemi," ujar Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Research Institute, Agung Pambudi dalam keterangan di Jakarta, Rabu (21/7).

Baca juga : Bali Diyakini Tetap Seksi Meski Pandemi

Menurut dia, implementasi Undang Undang Cipta Kerja juga akan menjadi poin krusial dalam pertumbuhan ekonomi nasional dari aspek realisasi investasi.

Agung juga menilai, upaya vaksinasi untuk menciptakan kekebalan kelompok jadi hal yang utama. Sinergi keduanya merupakan kunci akselerasi ekonomi dalam kondisi pandemi.

Baca juga : Di Amerika, Indonesia Tegaskan Komitmen Tangani Pandemi

"Investasi yang masuk saat ini akan butuh waktu direalisasikan, misalnya dalam hal administrasi, infrastruktur, dan kelembagaan. Sehingga harapannya saat pandemi bisa diatasi dengan program vaksin yang akan ada tambahan aktivitas ekonomi riil setelahnya," kata Agung .

Apalagi sejumlah sektor industri yang jadi fokus Kemenves seperti manufaktur berorientasi ekspor, farmasi, otomotif, infrastruktur, pertambangan, memang butuh waktu yang relatif tak sebentar untuk beroperasi.

Baca juga : Kementan Ajak Semua Pihak Tingkatkan Pengawasan Kurban Di Masa Pandemi

Di sisi lain, Kemenves diharapkan bisa mendorong investasi di sektor inovasi dan teknologi, karena sektor tersebut akan dapat memberikan nilai tambah dalam jangka panjang, sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional. [MFA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.