Dewan Pers

Dark/Light Mode

Keputusan The Fed Belum Mampu Dongkrak Rupiah

Kamis, 29 Juli 2021 09:43 WIB
Rupiah dan dolar. (Foto: ist)
Rupiah dan dolar. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pagi ini nilai tukar rupiah dibuka kembali melemah 0,02 persen. Rupiah berada di level Rp 14.490 per dolar AS dibandingkan perdagangan kemarin di level Rp 14.487 per dolar AS.

Namun mayoritas mata uang di Asia justru menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,17 persen, dolar Taiwan naik 0,13 persen, peso Filipina menguat 0,07 persen, yuan China naik 0,05 persen, ringgit Malaysia melonjak 0,15 persen, dan rupee India menguat 0,12 persen.

Berita Terkait : Tunggu Hasil The Fed, Rupiah Masih Loyo

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama saingannya turun 0,149 persen pada 92,324. 

Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro minus 0,11 persen ke level Rp 17.135, terhadap poundsterling Inggris juga melemah 0,14 persen di level Rp 20.124, terhadap dolar Australia menguat 0,08 persen ke level Rp 10.645.

Berita Terkait : Jelang Rapat The Fed, Rupiah Nyungsep

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra mengatakan, rupiah berpotensi kembali menguat terhadap dolar AS hari ini. Pasalnya, mata uang AS melemah setelah bank sentral AS (The Federal Reserves/The Fed) menyatakan, masih akan melonggarkan kebijakan moneternya dan mempertahankan suku bunga acuan.

Pernyataan bank sentral AS dini hari tadi memberikan arahan jelas bagi para pelaku pasar bahwa tingkat suku bunga tidak akan dinaikkan dalam waktu dekat meskipun ekonomi AS sudah membaik saat ini.

Berita Terkait : BI Sambut Transaksi FX Spot Dolar Terhadap Rupiah

“The Fed masih khawatir dengan perkembangan kasus Covid-19 varian delta. Hal ini membuat dolar AS melemah,” ujarnya di Jakarta, Kamis (29/7).

Rupiah berpotensi menguat ke kisaran Rp 14.450 per dolar AS dengan potensi pelemahan ke kisaran Rp 14.500 per dolar AS. [DWI]