Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Emisi Kelistrikan Di Indonesia Terendah Se-ASEAN, PLN Dukung Energi Bersih
Kamis, 29 Juli 2021 10:16 WIB
Sebelumnya
Zulkifli menyebutkan bahwa desentralisasi dan digitalisasi mendorong munculnya model bisnis baru dalam pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.
PLN pun menurutnya telah menetapkan peta jalan dalam mengurangi penggunaan energi listrik berbasis fosil dari tahun 2025 hingga tahun 2060.
Menurutnya ada dua skenario yang disiapkan. Skenario pertama energi berbasis fosil akan mulai hilang dari bauran energi mulai 2056 mendatang.
Baca juga : Marketplace Asal Thailand Bikin Cabang Di RI
Ada 7 tahapan penghentian PLTU batubara mulai dari yang menggunakan teknologi konvensional sampai yang paling mutakhir.
Sementara pada skenario kedua, pemanfaatan teknologi CCUS (_Carbon Capture_, _Usage and Storage_) akan diterapkan mulai pada tahun 2035 sembari PLN akan tetap menurunkan porsi energi berbasis fosil dari bauran energi.
Lebih jauh soal model bisnis masa depan, PLN akan melakukan berbagai pekerjaan besar dari hulu ke hilir.
Baca juga : 39 Tahun Dikelola PLN, PLTP Kamojang Tetap Andal Hasilkan Energi Bersih
“Di sisi hulu PLN akan melakukan eksekusi proyek EBT dalam skala besar” jelasnya.
Selanjutnya di sisi midstream sebagai operator atau _owner_ dari jaringan transmisi dan distribusi termasuk _energy storage_ atau baterai, PLN juga memberikan layanan solusi energi terintegrasi yang fleksibel untuk pelanggan skala besar atau industri.
Di sisi hilir, PLN akan memberikan layanan solusi energi untuk semua pelanggan. Selain itu akan diciptakan ekosistem pelayanan yang cerdas, fleksibel, dan inovatif hingga elektrifikasi sektor transportasi dengan ketersediaan infrastrukturnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya