Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Pandemi Covid-19 memicu meningkatnya model bisnis berbasis digital. Dunia usaha didorong untuk beradaptasi dengan teknologi. Fenomena ini berdampak positif terhadap industri komputasi awan atau cloud computing.
Perusahaan Cloud terus bertumbuh karena semakin dibutuhkan oleh banyak dunia usaha di sektor keuangan maupun teknologi lainnya.
Baca juga : Menteri Teten Dorong Milenial Jadi Pengusaha
Deputi Direktur IT PT Adira Dinamika Multi Finance Dodi Yuliarso mengungkapkan, potensi pertumbuhan industri cloud sebetulnya sudab besar sejak sebelum pandemi.
Terbukti, perusahaan cloud computing global telah masuk dan memasarkan produknya di Indonesia. Sebut saja Alibaba Cloud, Google Cloud, Amazon, dan Microsoft Azure.
Baca juga : Pandemi Covid-19 Bukan Konspirasi Lho!
"Potensi pertumbuhan cloud di Indonesia sangat tinggi, memang kita terbentur regulasi sehingga adopsinya masih belum tumbuh signifikan, tapi akan tumbuh cepat," papar Dodi dalam webinar bertajuk Cloud System pada Industri Keuangan Nonbank Sebagai Upaya Digitalisasi dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional, dikutip Jumat (30/7).
Apakah cloud aman? Dodi memberikan sedikit tips memilih perusahaan cloud di masa pandemi saat ini. Pertama, pilih perusahaan yang aspek sekuriti atau keamanannnya sudah teruji dan mumpuni.
Baca juga : Jangan Kendor Jalani Prokes!
Kedua, pilih perusahaan yang benar-benar memiliki jam terbang tinggi di industri cloud computing. "Di masa pandemi ini cyber crime semakin meningkat jadi harus sangat-sangat selektif memilih company cloud tersebut," bebernya.
Dodi jjuga mengingatkan perusahaan cloud harus benar-benar memiliki pengalaman, ekspert, dan teknologi yang mumpuni.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya