Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pandemi Covid-19 Dorong Pertumbuhan Industri Cloud

Jumat, 30 Juli 2021 14:35 WIB
Direktur Utama PT Taspen (Persero) A.N.S. Kosasih. (Foto: Zoom)
Direktur Utama PT Taspen (Persero) A.N.S. Kosasih. (Foto: Zoom)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pandemi Covid-19 memicu meningkatnya model bisnis berbasis digital. Dunia usaha didorong untuk beradaptasi dengan teknologi. Fenomena ini berdampak positif terhadap industri komputasi awan atau cloud computing.

Perusahaan Cloud terus bertumbuh karena semakin dibutuhkan oleh banyak dunia usaha di sektor keuangan maupun teknologi lainnya.

Berita Terkait : Menteri Teten Dorong Milenial Jadi Pengusaha

Deputi Direktur IT PT Adira Dinamika Multi Finance Dodi Yuliarso mengungkapkan, potensi pertumbuhan industri cloud sebetulnya sudab besar sejak sebelum pandemi.

Terbukti, perusahaan cloud computing global telah masuk dan memasarkan produknya di Indonesia. Sebut saja Alibaba Cloud, Google Cloud, Amazon, dan Microsoft Azure.

Berita Terkait : Pandemi Covid-19 Bukan Konspirasi Lho!

"Potensi pertumbuhan cloud di Indonesia sangat tinggi, memang kita terbentur regulasi sehingga adopsinya masih belum tumbuh signifikan, tapi akan tumbuh cepat," papar Dodi dalam webinar bertajuk Cloud System pada Industri Keuangan Nonbank Sebagai Upaya Digitalisasi dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional, dikutip Jumat (30/7).

Apakah cloud aman? Dodi memberikan sedikit tips memilih perusahaan cloud di masa pandemi saat ini. Pertama, pilih perusahaan yang aspek sekuriti atau keamanannnya sudah teruji dan mumpuni.

Berita Terkait : Jangan Kendor Jalani Prokes!

Kedua, pilih perusahaan yang benar-benar memiliki jam terbang tinggi di industri cloud computing. "Di masa pandemi ini cyber crime semakin meningkat jadi harus sangat-sangat selektif memilih company cloud tersebut," bebernya. 

Dodi jjuga mengingatkan perusahaan cloud harus benar-benar memiliki pengalaman, ekspert, dan teknologi yang mumpuni.
 Selanjutnya