Dark/Light Mode

Kasus Covid-19 Di Ibu Kota Menurun

Jangan Kendor Jalani Prokes!

Senin, 26 Juli 2021 06:20 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat tinjau distribusi dan pembagian BST Taman Sari, Jakarta Barat, Minggu (25/7/2021). (Foto: FB @ArizaPatria)
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat tinjau distribusi dan pembagian BST Taman Sari, Jakarta Barat, Minggu (25/7/2021). (Foto: FB @ArizaPatria)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Ibu Kota, berbuah manis. Jumlah kasus Covid-19 menurun. Namun demikian, masyarakat diingatkan untuk tidak kendor menjalani protokol kesehatan (prokes).

Kasus Covid-19 di Jakarta Sabtu (24/7) tercatat 8.033 kasus baru. Jumlah itu menurun bila dibandingkan periode 18-22 Juli, dengan rata-rata kasus harian Covid-19 sebanyak 10.000 kasus. Bahkan, sempat tembus 12.000 kasus.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria yakin penurunan itu buah dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selama lebih dari dua pekan.

Berita Terkait : DKI Kebut Pengesahan Sanksi Pidana Buat Pelanggar Prokes

“Penurunan jumlah kasus Covid-19 bukan karena jumlah tes turun. Selama sepekan terakhir tes usap berbasis PCR di Jakarta mencapai 200.526 tes atau di atas 20 kali lipat standar World Health Organization (WHO),” ungkap Riza di Jakarta, kemarin.

Politisi Gerindra ini mengimbau masyarakat terus meningkatan pelaksanaan prokes.

“Warga Jakarta harus disiplin berada di rumah. Rumah adalah tempat yang terbaik. Dan, selama di rumah, tolong diperhatikan masalah kebersihan dan sirkulasi udaranya,” imbau Riza.

Berita Terkait : Serahkan Hewan Kurban, Airlangga Doakan Yang Lagi Isoman Lekas Sembuh

Dia menekankan, jumlah tenaga kesehatan (nakes) di Ibu Kota belum memadai meski jumlah kasus Covid-19 menurun. Jumlah nakes yang bertugas saat ini sangat terbatas. Contohnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tebet, Jakarta Selatan. jumlah nakes tidak sebanding dengan jumlah pasien. Jumlah nakes 285 orang melayani rata-rata 400-500 kunjungan pasien.

Menurut Riza, Pemerintah Pusat menjanjikan akan menyiapkan sekitar 1.000 relawan kesehatan yang diharapkan bisa langsung terjun dalam waktu dekat.

Penurunan kasus Covid-19 sejalan dengan keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) yang sebelumnya lebih dari 90 persen, menjadi 77 persen. Begitu juga keterian Intensive Care Unit (ICU), dari 95 persen menjadi 88 persen.
 Selanjutnya