Dark/Light Mode

Berkat Setrum PLN, Omset Petani Buah Naga Naik 3 Kali Lipat 

Minggu, 15 Agustus 2021 15:21 WIB
Ilustrasi. Kebun Buah Naga memanfaat lampu penerangan dari PLN. (Dok. PLN)
Ilustrasi. Kebun Buah Naga memanfaat lampu penerangan dari PLN. (Dok. PLN)

 Sebelumnya 
Dengan total 690 pelanggan Electrifying Agriculture, konsumsi daya untuk program ini di Mojokerto telah mencapai 1.917.000 kVA.  

Electrifiying Agriculture merupakan salah satu komitmen PLN melalui program PLN Peduli, yang mencakup Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Baca juga : Edan! Sindikat Penimbun Obat Terapi Covid Naikin Harga Hingga 30 Kali Lipat

Program ini mendorong petani untuk memanfaatkan teknologi guna meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan energi listrik.  

Diharapkan, dengan memanfaatkan energi listrik, pertumbuhan tanaman pertanian akan lebih maksimal. Selain itu, Electrifiying Agriculture juga diharapkan mempermudah pengolahan infrastruktur pendukung pertanian ataupun peternakan dan perikanan.  

Baca juga : Partai Bulan Bintang Ngaku Siap Regenerasi Pimpinan

Total akan ada 54 Program Electrifiying Agriculture yang tersebar di beberapa wilayah kerja PLN se-Indonesia (Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua) dengan alokasi anggaran sebesar Rp 4,8 miliar.  [FAZ] 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.