Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Astronacci Disebut Sudah Jadi Ilmu Analisis Baru Pasar Saham
Rabu, 25 Agustus 2021 13:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Founder dan CEO Astronacci International Gema Goeyardi menyatakan Astronacci sebagai ilmu baru yang sangat mampu diterapkan di pasar saham. Hal itu dikatakan Gema usai dirinya menyelesaikan program doktoral serta memperoleh dua rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Gema mengungkapkan, gelar doktor yang didapatnya ini bukti bahwa Astronacci bukanlah imajinasi, atau sekadar mencocokkan alias cocoklogi. Sebagian orang yang belum paham secara mendalam, misalnya skeptikal, sering menyebut Astronacci sebagai ilmu cocoklogi.
"Astronacci sudah resmi menjadi keilmuan analisis baru untuk pasar saham dan Gold," ucap Gema dalam keterangan persnya, dikutip Rabu (25/8).
Baca juga : Anies Bicara Pemimpin Kosmetik
Dia bilang ini adalah kenyataan. Maka, suka tidak suka, Astronacci harus diakui sebagai cabang ilmu baru. "Ini kemenangan investor atau trader Indonesia," imbuhnya.
Gema menyelesaikan program doktoralnya serta memperoleh dua rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada Selasa (24/8).
Founder MURI, Jaya Suprana, sangat mendukung pencapaian Doktor Gema. Gema Goeyardi menyelesaikan disertasinya yang berjudul "Metode Analisis Keuangan Berdasarkan Astrologi, Fibonacci dan Astronacci untuk Menentukan Tanggal Pembalikan".
Baca juga : KPK: Napi Koruptor Nggak Jadi Duta Antikorupsi, Cuma Kasih Testimoni
Melalui disertasinya, Gema Goeyardi berhasil memperoleh dua rekor MURI atas pencapaiannya sebagai orang Indonesia yang pertama membuat disertasi S3 dan jurnal internasional ilmiah yang dipublikasikan oleh SCOPUS dengan menggunakan keilmuan Astrologi, Fibonacci, dan Astronacci untuk analisis IHSG dan Gold.
"Saya berterima kasih pada MURI atas pemberian dua rekor sekaligus di mana ini menambah koleksi rekor MURI saya dengan total tujuh rekor MURI sejak 2014 hingga 2021," tutur Gema.
Baginya, ini merupakan pencapaian tertinggi dirinya dalam dunia akademi. Selama 14 tahun dia berjuang memperkenalkan keilmuan Astronacci pada dunia dan Indonesia, khususnya lewat disertasi dan jurnalnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya