Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Beroperasi 2023, Kilang Cilacap Bakal Bangun Terminal Gas Alam Cair
Kamis, 9 September 2021 12:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap akan segera mewujudkan rencana implementasi terminal gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) sebagai upaya efisiensi perusahaan.
"Pemakaian refinery fuel masih cukup besar dari crude oil. Ini bisa diefisienkan dengan pengalihan ke gas karena jelas lebih murah dan clean,” ujar Direktur Utama KPI Djoko Priyono dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (9/9).
Baca juga : Sekda DKI Beri Apresiasi Wilayah Dengan Capaian Vaksinasi Tertinggi
Djoko menjelaskan pihaknya telah melakukan kesepakatan dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai pemasok kebutuhan gas untuk mewujudkan rencana pembangunan terminal tersebut.
“Ide ini sebenarnya sudah lama sekitar tahun 2018. Kesepakatan yang sudah terjalin dengan PGN akan segera diwujudkan dan ditargetkan on stream pada 2023,” ujarnya.
Baca juga : Rakyat Maunya Tetap Gratis
Selain sebagai refinery fuel, gas akan digunakan untuk treating unit-unit yang membutuhkan. Djoko menerangkan bahwa pengolahan Kilang Cilacap selama ini hanya mengandalkan fuel oil dan gas dari kilang karena tidak memiliki sumber gas.
Aktivitas bisnis Kilang Cilacap selanjutnya akan mengonversi fuel oil ke bahan bakar minyak agar menjadi produk yang lebih bernilai.
Baca juga : Ular Besar Sedang On Fire
Sementara itu Direktur Utama PGN Haryo Yunianto menegaskan pihaknya siap memberikan layanan terbaik dalam memasok kebutuhan gas untuk Kilang Cilacap.
“Sebagai pemasok kebutuhan gas, kami berkomitmen memuaskan konsumen, dalam hal ini Pertamina. Harapannya program ini segera diikuti oleh unit-unit kilang yang lain di seluruh Indonesia,” ujar Haryo. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya