Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Rencana kenaikan cukai hasil tembakau (CHT) di tengah pandemi Covid-19 bikin cemas pekerja tani di bidang tersebut. Mereka khawatir, hidupnya tambah susah.
Ketua Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) Budidoyo menyatakan, industri ini dimanfaatkan kontribusinya untuk negara. Tapi, kebijakannya dinilai memberatkan para petani.
Baca juga : Industri Hasil Tembakau Harus Merdeka Dari Intervensi Asing
"Ini membuat kita prihatin karena sektor tenaga kerja petani itu yang paling rentan terdampak ketika ada kenaikan harga rokok," ujar Budidoyo dalam diskusi virtual dikutip Jumat (10/9).
Saat tidak pandemi saja, kenaikan CHT sudah memberikan dampak buruk. Apalagi, ketika dalam masa pandemi Covid-19.
Baca juga : Dubes Heri Harap Prestasi Indonesia Di Paralimpiade Bisa Dipertahankan
Kenaikan CHT yang mempengaruhi harga rokok akan mendorong perokok untuk membeli rokok alternatif atau yang ilegal. Bisa jadi juga impor tembakau akan meningkat.
"Ketika harga tembakau di nasional tinggi maka akan ada korelasi. Akan ada kenaikan impor tembakau," tuturnya.
Baca juga : Pertani Bidik Potensi Pendapatan Rp 504 M
Menurutnya ini seperti buah simalakama. Di satu sisi, negara berusaha mendorong untuk pengurangan impor. Tapi di sisi lain, kenaikan CHT bisa mendorong kenaikan impor. AMTI pun menyarankan adanya kemitraan agar nilai tambah petani semakin besar.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya