Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Aset Bank Muamalat Dikelola PPA, Ini Harapan Bos OJK
Kamis, 16 September 2021 11:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, menaruh harapan yang tinggi terhadap pemulihan kondisi permodalan PT Bank Muamalat Indonesia (BMI).
Hal ini ditandai dengan penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA) oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero), bersama Bank Muamalat dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Baca juga : Pemerintah Jamin Stok Vaksin Covid Dikelola Transparan
"OJK akan ikut mengawal babak baru pengelolaan Bank Muamalat yang memiliki basis nasabah yang loyal, dan dengan kondisi neraca dan keuangan yang semakin sehat," ujarnya, Kamis (16/9).
Untuk itu dengan kesempatan tersebut, Bank Muamalat mampu berkembang lebih luas termasuk melayani masyarakat memanfatkan layanan dan produk keuangan syariah. Menurut Wimboh, daya tahan bank ini telah teruji sehingga ini menjadi keyakinan tersendiri bagi otoritas, agar manajemen menjaga amanah ini dengan baik.
Baca juga : Ngaku Diperas Bank Syariah, Jusuf Hamka Mau Dipanggil Bos OJK
OJK pun mendorong transformasi perbankan syariah di Indonesia menjadi digital syariah bank, sehingga memiliki nilai tambah dalam persaingan terutama juga untuk investor mengembangkan keuangan syariah di Indonesia.
Ke depan, sambung Wimboh, Bank Mualamat bisa menjadi role model bank syariah dalam memberikan layanan keuangan syariah dengan kualitas terbaik, konsep bagi hasil yang lebih kompetitif serta didukung managemen yang profesional dan integritas tinggi. "Sehingga harapan OJK, BMI akan menjadi lebih baik lagi," imbuhnya. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya