Dewan Pers

Dark/Light Mode

Genjot Program I Do Care Dan Gernas BBI

Pasar Domestik Awali Pemulihan Pariwisata

Selasa, 28 September 2021 06:40 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan. (Foto: Dok. maritim.go.id).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan. (Foto: Dok. maritim.go.id).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus berupaya memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang masih terpuruk akibat pandemi Covid-19. Berbagai strategi pun disiapkan.

Menteri Koordinator Bi­dang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, diperlukan langkah strategis dan inovatif agar roda perekonomian di sektor ini tetap berjalan. Salah satunya mela­lui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang dikampanyekan sejak tahun 2020.

“Hingga Juli lalu, ada 15 juta unit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang telah onboarding ke platform digi­tal melalui kampanye Gernas BBI,” kata Luhut saat membuka Rakornas Parekraf Tahun 2021 dengan tema Pemulihan dan Per­tumbuhan Sektor Parekraf yang digelar secara daring, kemarin.

Berita Terkait : Menaker Paparin Alur Pemulangan PMI Dari Taiwan

Selain itu, pemerintah juga mengkampanyekan Gerakan Nasional Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja, yang akan menyasar pasar domestik.

Kendati begitu, menurut Luhut, strategi ini perlu diper­kuat dan diawali dengan me­nyasar pasar-pasar domestik. “Dari pasar inilah, pemulihan pariwisata nasional akan dimu­lai,” imbuhnya.

Pemerintah juga menyampai­kan apresiasi bagi para pelaku ekonomi kreatif, karena terus menunjukkan sikap optimisme untuk menumbuhkan sektor pari­wisata dalam ekonomi kreatif.

Berita Terkait : Khofifah Promosikan Nanas Blitar Untuk Teman Diet

Luhut yang juga Ketua Tim Gernas BBI mengatakan, pemerintah juga merangkul sejumlah pemangku kepentingan untuk mengangkat kuliner Indonesia melalui kampanye Indonesia Spice Up The World.

Melalui kampanye itu, kata Luhut, pemerintah menarget­kan bisa mengekspor bumbu rempah dengan total 2 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Termasuk bisa menghadirkan 4.000 restoran Indonesia di mancanegara pada 2024.

Selain itu, pemerintah sedang mempersiapkan konsep terbaik untuk medical tourism (wisata medis/kesehatan) di destinasi wisata.

Berita Terkait : Mas Menteri Siapkan Dana Hibah Rp2,4 T Buat Pelaku Pariwisata

“Karenanya, pemerintah me­minta kepala daerah meng­hadirkan layanan dan produk premium di daerah. Itu penting untuk mendorong pelaku ekonomi kreatif berkiprah di pasar global,” ujarnya.
 Selanjutnya