Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Horee…Program DP Nol Persen Mobil-Motor Diperpanjang
Selasa, 19 Oktober 2021 23:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ada kabar gembira untuk masyarakat yang ingin membeli motor dan mobil baru. Bank Indonesia (BI) memperpanjang kebijakan Down Payment (DP) nol persen untuk mobil dan motor sampai akhir tahun depan.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan, perpanjangan DP nol persen dari 1 Januari 2022 sampai Desember 2022. "Kebijakan ini berlaku untuk semua jenis kendaraan bermotor baru," ujar Perry di Jakarta, Selasa (19/10).
Baca juga : Diskon PPnBM 100 Persen Diperpanjang, Menperin Happy
Perry menjelaskan alasan perpanjangan program DP nol persen. Menurut dia, hal itu untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif. Meski begitu penyaluran tetap dengan kehati-hatian.
Perry menjelaskan, permintaan kredit terus membaik. Terutama dari dunia usaha dan konsumsi, sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat. Dari sisi penawaran, standar penyaluran kredit oleh perbankan melonggar seiring dengan menurunnya persepsi risiko, di samping sangat longgarnya likuiditas dan penurunan suku bunga kredit baru.
Baca juga : Program Inkubasi Magang Persiapkan Santri Hadapi Dunia Kerja
"Aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat yang meningkat mendorong perbaikan persepsi risiko perbankan, sehingga berdampak positif bagi penurunan suku bunga kredit baru," kata Perry. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya