Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gojek Dan Gogoro Kolaborasi Uji Coba 250 Kendaraan Roda 2 Listrik
Selasa, 2 November 2021 11:17 WIB
Sebelumnya
Pendiri dan CEO Gogoro Horace Luke menuturkan, salah satu tantangan terbesar di Indonesia dan di seluruh dunia dewasa ini adalah upaya mentransformasi moda transportasi perkotaan, ke moda transportasi generasi baru, yang memanfaatkan kendaraan listrik roda dua yang cerdas, berkelanjutan, serta dapat diakses dan diterima oleh masyarakat luas.
"Bersama Gojek dan melalui dukungan pemerintah Indonesia, kami berada di jalur yang tepat untuk mewujudkannya,” ujarnya.
Luke menjelaskan, baterai swap dari Gogoro merupakan inovasi terkini pada pengisian bahan bakar listrik. Pihaknya menghadirkan platform terbuka untuk mendukung produsen kendaraan roda dua dalam memperkenalkan kendaraan listrik yang dapat melakukan pengisian bahan bakar secara cepat, aman, dan mudah digunakan.
Baca juga : Perluas Transaksi Digital, ShopeePay Raih Kenaikan Hingga 2x Lipat
Gogoro telah menjadi pemimpin inovasi global dalam compact electric propulsion, desain baterai, baterai swap, dan layanan advanced cloud yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengelola ketersediaan dan keamanan baterai.
Inti dari ekosistem Gogoro adalah Jaringan Gogoro (Gogoro Network), platform baterai swap yang sangat efisien dan diakui oleh Guidehouse Insights sebagai perusahaan baterai swap terkemuka untuk kendaraan ringan (lightweight) perkotaan di dunia.
Dengan lebih dari 400.000 pengendara dan 2.100 stasiun baterai swap, jaringan Gogoro telah melayani 270.000 baterai swap harian dengan lebih dari 250 juta total baterai swap hingga saat ini.
Baca juga : Geometrik Jalan Jadi Biang Kerok Kecelakaan Lalu Lintas
Selain Gogoro Network, pada tahun 2015 Gogoro juga meluncurkan Gogoro Smartscooter, pemenang penghargaan kendaraan listrik roda dua pintar pertama di dunia.
Uji coba Gojek dan Gogoro juga sejalan dengan tujuan sustainability Gojek dan upaya berkelanjutan untuk mengurangi jejak karbon.
Pada April tahun ini, Gojek meluncurkan Sustainability Report pertama, yang juga memaparkan target Gojek untuk mencapai Nol Emisi pada tahun 2030, termasuk rencana mentransisi 100 persen armada roda duanya ke kendaraan listrik.
Baca juga : Waka DPD Dorong Kolaborasi TNI-Pemda Jaga Ketahanan Ekosistem Hutan
Pada September 2021, GoTo, perusaan gabungan Gojek dan Tokopedia, berinvestasi dalam pendanaan PIPE sehubungan dengan kombinasi bisnis yang dilakukan Gogoro dan Poema Global Holdings Corp.
Transaksi ini ditargetkan selesai pada awal 2022, GoTo adalah grup teknologi terbesar di Indonesia dan ekosistem go-to untuk kehidupan sehari-hari yang terdiri Gojek, Tokopedia), dan GoTo Financial). DWI
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya