Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Bidik Investasi
Selain berkolaborasi dengan lembaga teknologi Taiwan, Kemenperin juga membidik munculnya investasi-investasi baru bidang industri dari negara berjuluk Naga Kecil Asia tersebut.
Pemerintah Indonesia sedang konsen memberikan tax holiday dan fasilitas lain yang dibutuhkan oleh para investor. Terutama sektor-sektor yang dapat membuka lapangan kerja banyak, menjadi substitusi impor, serta meningkatkan ekspor.
Baca juga : PLN Kalbar Suplai Listrik Ke Tambang Bauksit Antam
“Dengan ini, para investor dapat memperoleh keuntungan dalam berbisnis, tidak hanya untuk memenuhi pasar ekspor, tetapi juga memasok pasar domestik yang luas,” jelasnya.
Sejak tahun lalu, Taiwan tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Indonesia khususnya di sektor manufaktur guna memperkuat perekonomian kedua negara. Sektor yang potensial untuk dikolaborasikan, antara lain industri perkapalan, pengolahan logam, ICT & Smart City dan teknologi bahan pangan.
Direktur Industri Kecil Menengah Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kemenperin Endang Suwartini menjelaskan, IKM perlu terus didorong untuk memanfaatkan teknologi serta menghasilkan produk-produk berteknologi tinggi.
Baca juga : Diduga Lakukan Makar, Lieus Sungkharisma Diborgol
Oleh karena itu, adanya pusat kemampuan digital sangat dibutuhkan. Hal tersebut menurutnya penting untuk mendorong kinerja IKM yang juga menopang industri secara keseluruhan.
Selain itu, menurut Endang, pengembangan teknologi sesuai dengan pengembangan industri 4.0.
“Apalagi, saat ini kita sedang menikmati bonus demografi dengan maraknya generasi milenial, sehingga menjadi potensi dalam pengembangan industri tersebut,” ujar Endang. (ASI)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya