Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
AJARI, Startup AI Asal RI, Tembus 10 Besar Dunia Lewat Presight Accelerator
Kamis, 10 Juli 2025 18:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kabar membanggakan datang dari dunia teknologi Tanah Air. Startup kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, AJARI.AI, resmi masuk jajaran 10 startup AI terbaik dunia melalui program bergengsi Presight AI-Startup Accelerator yang didukung Microsoft dan Mohamed bin Zayed University of Artificial Intelligence (MBZUAI).
Prestasi ini menjadi tonggak penting bagi AJARI dalam misinya “Elevate Possibilities with AI Technology” sekaligus menegaskan semakin kuatnya posisi Indonesia di ekosistem teknologi global.
Program Presight Accelerator dikenal sebagai program bergengsi dengan proses seleksi yang sangat kompetitif. Dari 120 startup peserta asal 17 negara, AJARI berhasil mencuri perhatian berkat inovasi di bidang pendidikan. Mereka mengembangkan LearnXpert, platform pembelajaran adaptif berbasis AI, serta N.I.S.A. (Neural Interactive Systematic Assistant), asisten pintar berbasis Agentic yang dirancang untuk menghadirkan solusi revolusioner di dunia edukasi.
Baca juga : PERURI Dukung UMKM Tembus Pasar Dunia Lewat Borobudur International Bike Week 2025
Founder dan CEO AJARI Rafael tak menutupi rasa bangganya. “Kami sangat bangga bisa mewakili Indonesia di ajang global. Pengakuan ini bukan hanya pencapaian AJARI, tetapi juga kemenangan bagi ekosistem teknologi AI Indonesia. Kami siap berkolaborasi dengan Presight, Microsoft, MBZUAI, dan inovator lain untuk mendorong kemajuan pendidikan berbasis AI,” ujarnya.
CEO Presight Thomas Pramotedham menyebut program ini bukan sekadar pelatihan, melainkan “mesin pertumbuhan strategis” bagi startup visioner. “Peserta angkatan pertama ini adalah perwakilan terbaik masa depan AI dan teknologi lintas industri,” tegasnya.
Staf Ahli Kementerian Keuangan Iwan Djuniardi, ikut mengapresiasi capaian ini. “Kisah sukses AJARI membuktikan AI bisa menjadi alat transformasi pendidikan dan pengembangan tenaga kerja. Solusi mereka sejalan dengan agenda transformasi digital Indonesia,” ujarnya.
Baca juga : 5 Doping Alami Ini Bisa Bikin Pembuluh Darah Dan Jantung Lebih Awet
Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab, Husin Bagis, juga menyebut ini sebagai momen membanggakan. “Keberhasilan AJARI menunjukkan inovasi teknologi dari Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Kolaborasi ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam ekonomi digital dunia,” kata dia.
Produk andalan AJARI, LearnXpert, kini dipakai di berbagai institusi pendidikan Asia Tenggara. Fitur-fiturnya antara lain jalur pembelajaran adaptif, analitik AI, pemantauan real-time, dan asisten pintar “Learning Buddy” untuk siswa maupun profesional.
Sebagai peserta Presight Accelerator Bootcamp di Abu Dhabi, AJARI akan mendapat akses ke infrastruktur AI canggih, pendampingan dari mentor kelas dunia, dan berbagai sumber daya strategis untuk memperluas jangkauan solusi mereka secara global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya