Dark/Light Mode

Ditengah Pandemi, Akseleran Catat Rekor Penyaluran Pinjaman Usaha

Selasa, 8 Juni 2021 09:40 WIB
CEO & Co-Founder Akseleran, Ivan Tambunan
CEO & Co-Founder Akseleran, Ivan Tambunan

RM.id  Rakyat Merdeka - Akseleran sukses mencatat rekor penyaluran pinjaman usaha di sepanjang Mei 2021 yaitu sebesar lebih dari Rp140 miliar. Bahkan, pencapaian di Mei tahun ini, sekaligus melampaui rekor Akseleran sebelumnya pada bulan April 2021 yang mencapai sebesar Rp126 miliar atau jauh di atas rekor tahun 2020 yang sempat menembus sebesar Rp120 miliar pada bulan November.

CEO & Co-Founder Akseleran, Ivan Tambunan mengatakan bahwa sejak Januari 2021 kinerja penyaluran pinjaman usaha Akseleran sudah melampaui rata-rata bulanan yang ada dan terus menunjukkan konsistensinya untuk tetap bertumbuh hingga periode Mei tahun ini. 

Baca Juga : Fitur IP67 Pada Galaxy A Series Jawab Kebutuhan Kreator

“Di satu sisi Ramadan memberikan berkah bagi kami karena adanya peningkatan kebutuhan dari para pelaku usaha dan masyarakat selaku peminjam (borrower). Di sisi lain, kegiatan ekonomi  juga turut meningkat apalagi di masa menyambut Lebaran kemarin tingkat konsumsi masyarakat bertambah dan kebutuhan modal kerja usaha pasti ikut naik,” kata Ivan di Jakarta, Senin (7/6).

Menurut Ivan, pertumbuhan Akseleran yang terus terjadi hingga menjelang akhir kuartal kedua tahun ini didorong oleh UMKM yang membutuhkan modal kerja usaha dengan produk pinjaman invoice financing yang lebih banyak dan yang sedang berusaha meningkatkan pelayanannya terutama pada industri yang terkait langsung dengan bulan Ramadan. Secara kumulatif, dia menjelaskan, Akseleran sudah menyalurkan total pinjaman usaha sebesar lebih dari Rp2,5 triliun kepada 2.500 lebih peminjam hingga akhir Mei 2021.

Baca Juga : Melesat Lagi, Rupiah Bikin Dolar Tak Berkutik

“Selama lima bulan terakhir di tahun ini tercatat Akseleran tumbuh hingga 97 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020. Pertumbuhan dari sisi penyaluran pinjaman usaha juga sejalan dengan semakin membaiknya rasio kredit macet (NPL) Akseleran dengan secara kumulatif berada di angka 0,12 persen dari total penyaluran pinjaman. Sejauh ini, untuk menjaga rasio kredit macet tetap rendah, Akseleran masih mengedepankan produk pinjaman invoice financing yang mendominasi hingga 70 persen dan selebihnya menggunakan produk pra invoice financing,” ungkap Ivan. [ARM]