Dewan Pers

Dark/Light Mode

IPCIC Jalin Kemitraan Untuk Meningkatkan Penglolaan Sampah Indonesia

Jumat, 29 Oktober 2021 18:15 WIB
IPCIC Jalin Kemitraan Untuk Meningkatkan Penglolaan Sampah Indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - Informal Plastic Collection Innovation Challenge (IPCIC), kerja sama antara Indonesia National Plastic Action Partnership (NPAP) dengan World Economic Forum, UpLink dan Ocean Plastic Prevention Accelerator (OPPA), telah menghasilkan 11 kemitraan yang terbentuk baik sesama peserta program maupun antara peserta dengan pemangku kepentingan utama pengelolaan sampah di Indonesia.

Manajer Program di OPPA, Duala Oktoriani dalam virtualnya (28/10) mengatakan, inovator lokal dan internasional telah menjalani pelatihan, pendampingan, dan pembangunan kemitraan, untuk mempertajam solusi mereka guna meningkatkan efektivitas pengumpulan dan daur ulang sampah plastik dengan mengoptimalkan penghidupan, transparansi, kapasitas, serta peran sektor informal di Indonesia.

Berita Terkait : Jangan Berharap Bangsa Lain Mau Memajukan Indonesia

“Kami sangat menghargai kemitraan dan komitmen yang terbentuk dalam waktu singkat. Kami berharap kolaborasi ini akan menggerakan perubahan sistemik di sektor pengelolaan sampah, dan berkontribusi terhadap pengurangan 70% sampah plastik pada tahun 2025,” tutur Duala Oktoriani.

Tim IPCIC dengan bangga mengumumkan 11 kemitraan yang terbentuk selama program dan lebih dari 52 perwakilan perusahaan, penyedia modal, dan organisasi juga menghadiri IPCIC Showcase Fest, acara pitching virtual selama tiga hari (20 - 22 Oktober) yang diadakan untuk menampilkan solusi dari para inovator kepada calon mitra atau investor. Hubungan yang terbentuk antara para undangan dan inovator selama acara pitching memperlihatkan harapan yang menjanjikan untuk peluang kolaborasi guna meningkatkan sektor pengelolaan sampah.

Berita Terkait : Pelanggan Meningkat, Pendapatan Ultra Voucher Moncer

"IPCIC Showcase Fest adalah gagasan yang bagus untuk menghubungkan para inovator dengan para pemain kunci dalam inisiatif pengurangan sampah plastik. Kami berharap lebih banyak kemitraan akan terjadi di masa depan" kata Manajer NPAP, Hidayah Hamzah.

Demi mempercepat solusi di lapangan, inovator terpilih akan didukung dengan hibah total US$45,000: Duitin, Empower, Griya Luhu, Plastic Bank, Rekosistem, The Kabadiwala. Chief Sustainability Officer di Indorama Ventures, Yash Lohia bangga dapat mendukung Informal Plastic Collection Innovation Challenge (IPCIC) dan para inovator dalam membangun ekonomi sirkular masa depan, serta belajar langsung dari para ahli.

Berita Terkait : Pertamina Diganjar Penghargaan Sebagai BUMN Informatif

"Kami berharap program ini akan menciptakan pemahaman yang lebih baik tentang ekonomi sirkular di Indonesia dan mempromosikan manfaat dari penggunaan produk daur ulang. Inovasi hebat membuat masa depan ekonomi sirkular yang lebih baik" tambah Yash. [ARM]