Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prodi Arsitektur President University Unjuk Diri di Simposium Kyoto Jepang
Minggu, 22 September 2024 15:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Prodi Arsitektur President University. Meski baru seumur jagung, Prodi yang didirikan di 2022 ini telah mampu unjuk diri dalam berbagai pentas artsitektur tingkat dunia.
Setelah sukses menjuarai Building Modeling di Malaysia tahun ini, Prodi yang dikepalai Selly Veronica ini berhasil mempresntasikan tiga paper di forum arsitektur internasional yang digelar 10-12 September, di Kyoto, Jepang.
"Kami telah mempresentasikan tiga paper pada kegiatan The Architectural Institute of Japan (AIJ) International Symposium on Architectural Interchanges in Asia (ISAIA), di Kyoto, Jepang," ungkap Kaprodi Arsitektur President University Selly Veronica, dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (22/9/2024).
Simposium tersebut merupakan kolaborasi antara Architectural Institute of Korea (AIK) dan Architectural Society of China (ASC) dengan mengankat tema “Architect-ing What?: Rethinking the Foundations of Human Existence".
Baca juga : Erick Ketemu Presiden IOC Dan Bos FIFA Di Paris, Ini Isi Obrolannya
Ketiga judul paper Prodi Arsitektur President University adalah “Exploring Spatial Awareness: Integrating Workshop-Based Learning in Design Process Study”, “Inner vs. Outer Kajang: A Spatial and Cultural Divide”, dan “Symbiotic Space: Coexistence in Multiethnic".
Menurut Veronica, buah dari pendidikan yang sangat unik dan menarik dengan fokus pada inovasi untuk mencetak pemimpin arsitektur yang berdaya saing global telah mampu mengangkat nama Prodi Arsitektur President University di level internasional.
Dengan metode ajar Bahasa Inggris full, lalu ditambah dengan konsep project actual base, yang pendidikan arsitektur tidak hanya secara teoritis di kelas namun dengan pengalaman ruang. “Sehingga aplikasinya lebih humanis, para mahasiswa mendapat experience pengalaman ruang untuk memunculkan desain yang lebih inovatif, lebih kontekstual, dan lebih peka," ungkapnya.
Tak hanya itu, letak kampus yang strategis yang dikelilingi sekitar 2 ribu perusahaan tenants dari Jababeka dan bekerja sama demgan berbagai perusahaan telah menjadikan benefit artsitek yang besar bagi para mahasiswa President University yang tidak didapat ditempat lain.
Baca juga : Alumni President University Raih Beasiswa S2 di Sorbonne University Prancis
President University menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan, baik nasional maupun multinasional, yang ada di kawasan Jababeka. Dengan fasilitas itu, para mahasiswa mendapat internship praktik langsung aristektur di dalam kawasan sehingga mereka memiliki prospek dan portfolio build yang lebih komprehensif. “Lebih dari sekadar membuat desain sebuah bangunan," jelas Veronica.
Saat ini, mahasiswa Prodi Arsitektur President University tidak hanya berasal dari Indonesia. Banyak di antaranya berasal dari Myanmar, Timor Leste, China dan Denmark.
"Kami terus aktif mendorong para mahasiswa untuk mengikuti berbagai simposium, sayembara desain dan confrence tingkat internasional. Termasuk memberikan program internship 1 tahun dan student exchange di kampus-kampus mitra President University di luar negeri," pungkasnya.
Dekan Fakuktas Arts, Design, dan Arsitektur Agus Canny turut menyampaikan bahwa Prodi Arsitektur, President University, sangat istimewa. Sebab, prodi ini menerapkan pendekatan interdisipliner yaitu dengan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu.
Baca juga : President University Beri Beasiswa pada Enam Siswa Asal Tomohon
"Dalam konteks arsitektur, ini berarti mahasiswa tidak hanya belajar tentang desain bangunan, namun isu-isu sosial dan lingkungan dengan fokus pada Inovasi dengan mengembangkan teknologi baru dalam bidang arsitektur," tandas Agus Canny.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya