Dark/Light Mode

AS-Indonesia Tilik Capaian Penanggulangan Korupsi

Rabu, 17 November 2021 18:18 WIB
Direktur USAID Ryan Washburn. (Foto: Ist)
Direktur USAID Ryan Washburn. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilik dan mempelajari bersama pencapaian USAID CEGAH pada Rabu (17/11).

Selama lima setengah tahun terakhir, melalui program USAID CEGAH, pemerintah negeri Paman Sam telah mendukung pemerintah Indonesia dan masyarakat sipil dalam mendorong transparansi, akuntabilitas dan antikorupsi di Indonesia.

“Memperkuat akuntabilitas tata kelola pemerintahan membentengi demokrasi, mencegah konflik, mendorong lebih banyak peluang, dan memacu penciptaan lapangan kerja,” terang Direktur USAID Ryan Washburn, dalam keterangan resmi Kedubes AS, Rabu (17/11).

Baca juga : Ini 23 Pemain Yang Diangkut Singo Edan Ke Yogyakarta

“Korupsi dan kurangnya transparansi telah membatasi peluang sosial dan ekonomi, menghambat pembangunan, dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah," sambungnya.

Dia menyatakan, pemerintah Amerika Serikat gembira dapat mendukung upaya Indonesia untuk memperdalam upaya reformasi, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan warga negara, serta membantu berkembangnya budaya akuntabilitas.

USAID CEGAH merupakan inisiatif anti-korupsi dengan dana senilai 23,6 juta dolar AS atau sekitar Rp 336 miliar untuk memperkuat akuntabilitas di Indonesia melalui upaya terpadu peningkatan kapasitas bagi organisasi masyarakat sipil, media, sektor swasta dan pemerintah serta lembaga independen lainnya.

Baca juga : Lawan Persib Jadi Momentum Macan Kemayoran Bangkit

Terrmasuk di antaranya, KPK, Mahkamah Agung (MA), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kejaksaan Agung (Kejagung), Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Ombudsman Republik Indonesia (ORI) serta Kementerian PAN-RB

Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan menyampaikan rasa senangnya atas pencapaian program USAID CEGAH.

“Selamat kepada CEGAH. Beberapa output yang telah kami peroleh dari kerja sama proyek CEGAH akan kami teruskan, manfaatkan dan akan kami sinkronkan dengan kegiatan pemerintah selama ini," ujarnya.

Baca juga : Andika-Puan Maharani Pasangan Kuat 2024

Sementara Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB Diah Natalisa menyatakan, selama lima tahun, kerja sama antara Kementerian PANRB dengan USAID CEGAH dengan sangat baik.

"Terutama dalam upaya mengembangkan transparansi, menanggapi korupsi, dan maladministrasi, serta memperkuat upaya antikorupsi di Indonesia dengan membangun sebuah sistem untuk mengurangi peluang korupsi di Indonesia yaitu melalui SP4N – LAPOR!" ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.