Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bantu Ekonomi Desa, Akmil Gelar Pelatihan Digitalisasi

Jumat, 19 Nopember 2021 19:43 WIB
Warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, mendapat pelatihan ekonomi digital dari Akademi Militer (Akmil) Prodi Elektronika Pertahanan. (Foto: Ist)
Warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, mendapat pelatihan ekonomi digital dari Akademi Militer (Akmil) Prodi Elektronika Pertahanan. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, mendapat pelatihan ekonomi digital dari Akademi Militer (Akmil) Prodi Elektronika Pertahanan. Hal itu dilakukan untuk pemberdayaan masyarakat untuk pengembangan desa digital.

Kepala Program Studi Elektronika Pertahanan Akmil Kolonel Chb Mohamad Nazar mengatakan, upaya pemberdayaan warga desa merupakan salah satu pengabdian kepada masyarakat.

Berita Terkait : Jalin Diplomasi Publik, KBRI Beijing Gelar Pameran Lukisan

Pengembangan desa digital itu dilakukan pada 15-18 November 2021, untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di desa tersebut.

"Kegiatan nyata ini diharapkan menjadi game changer dalam terobosan peningkatan aktivitas ekonomi desa khususnya masyarakat di Desa Karanganyar menjadi serba digital," ujarnya, Jumat (19/11).

Berita Terkait : Sentimen Ekonomi Dalam Negeri Jadi Vitamin Buat Rupiah

Nazar mengungkapkan, pelatihan bertempat di Balkondes Karanganyar Borobudur. Dalam pelatihan itu, Prodi Elektronika Akmil mengundang narasumber yang merupakan ahli serta praktisi e-commerce.

Menurutnya, sasaran dari kegiatan tersebut meliputi pembuatan infrastruktur layanan digital pada destinasi wisata Balkondes Karanganyar, pembuatan contoh warung hot spot sebagai bisnis model mikro ekonomi desa, serta workshop digital marketplace.

Berita Terkait : Bamsoet Ajak Dubes Afsel Kerja Sama Kembangkan PLTN Di Indonesia

"Diharapkan masyarakat sudah bisa memasarkan daganganya secara digital mampu menerobos pasar dunia sesuai slogan think globally act locally," ungkap Nazar.
 Selanjutnya