Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sandiaga Ajak Mahasiswa Promosikan Kuliner Indonesia
Minggu, 21 November 2021 10:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia tidak hanya kaya akan adat dan budaya, tapi juga dianugerahi alam yang indah. Rempah-rempah sejak lama juga jadi incaran negara lain. Kini rempah-rempah didorong untuk menjadi komoditi ekspor.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengajak anak-anak muda untuk membangkitkan pariwisata Indonesia melalui promosi kuliner (gastronomi).
Baca juga : Prabowo Tunjukkan Cintanya Ke Palestina
Hal itu diungkapkan Sandi dalam webinar "Pengaruh Gastrodiplomasi terhadap Nation Branding Indonesia" yang digelar Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) FISIPOL Universitas Kristen Indonesia, Jumat (19/11).
"Indonesia terkenal sebagai jalur rempah sejak zaman dahulu kala. Rempah-rempah ini yang mendorong bangsa-bangsa Eropa berlomba-lomba datang ke Indonesia dulu," ujar Sandi, dalam siaran pers, Minggu (21/11).
Baca juga : Sandiaga Uno Beri Bantuan Alat Pertukangan Untuk Desa Wisata
Meskipun terkenal dengan rempah, namun makanan Indonesia belum terlalu dikenal di dunia. Karena itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan Indonesia Spice Up The World (ISUTW). Program kolosal berkonsep Indonesia incorporated ini dimulai sejak 2015 dan berlangsung hingga tahun 2024.
"Spice Up The World ini bertujuan meningkatkan nilai ekspor bumbu dan rempah-rempah sehingga bisa mencapai 2 miliar Dolar Amerika Serikat (AS)," paparnya.
Baca juga : Bamsoet Ajak Milineal Sosialisasikan Empat Pilar MPR Melalui Medsos
Program ini melibatkan banyak pihak. Termasuk, pemerintah pusat serta daerah, pengusaha, akademisi, komunitas, dan media. "Program ini butuh dukungan generasi muda seperti mahasiswa UKI," imbau Sandi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya