Dewan Pers

Dark/Light Mode

JATMI Dukung Mahfud Berantas Radikalisme Di Kampus

Sabtu, 4 Desember 2021 15:42 WIB
Jamiyyah Ahli Thoriqoh Mutabaroh Indonesia (JATMI) menemui Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jumat (3/12). (Foto: Ist
Jamiyyah Ahli Thoriqoh Mutabaroh Indonesia (JATMI) menemui Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jumat (3/12). (Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Jamiyyah Ahli Thoriqoh Mutabaroh Indonesia (JATMI) menemui Menko Polhukam Mahfud MD. Kehadiran JATMI dalam rangka memberi dukungan kepada pemerintah dalam memperkuat deradikalisasi di Indonesia.

"Kehadiran kami dalam rangka memberi dukungan kepada pemerintah, melawan radikalisme dan intoleransi yang kerap terjadi di masyarakat," papar Wakil Ketua Umum, KH. Mukhlas Syarkun, di Kantor Kemenko Polhukam, Jumat (3/12).

Berita Terkait : ALFI Dorong Pemerintah Genjot Hilirisasi Industri

Dalam kesempatan ini, JATMI juga meminta dukungan Mahfud MD memperkuat program deradikalisasi di kampus-kampus dengan metode amalan thoriqoh. "Kami berharap kampus tidak melahirkan orang-orang yang radikal," paparnya.

Mukhlas menegaskan, dalam berbagai kesempatan JATMI juga terus menyerukan dan meminta pengurus serta jaringan JATMI di berbagai daerah, mendukung langkah pemerintah mempersempit ruang gerak radikalisme di Indonesia.

Berita Terkait : Sandi Dukung Penjual Jamu Tradisional Dengan Alat Pemarut

Menanggapi hal tersebut, Mahfud mendukung langkah yang dilakukan oleh JATMI. Menurut Mahfud untuk melawan radikalisme butuh kesadaran bersama berbagai elemen masyarakat.

Hadir dalam kesempatan ini, Penasehat Jatmi KH. Bajuri, Wakil Rais Aam JATMI KH. Rouf Syafei, Wakil Ketua Umum JATMI KH. Mukhlas Syarkun, Khatib Aam JATMI KH. Maryudi, Sekjend JAYMI H. Fiftahul Falah, Bendum JATMI Hj. Syarifah Mutmainnah dan beberapa petinggi JATMI lainnya.

Berita Terkait : Dudung Banyak Pendukung

Untuk diketahui, Jamiyyah Ahli Thoriqoh Mutabaroh Indonesia atau JATMI adalah organisasi para ahli thoriqoh yang didirikan pada tanggal 10 Oktober 1957 di Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, bertepatan dengan Konggres I Jamiyyah Ahli Thoriqoh Mutabaroh. [FAQ]