Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Menag: Selamat Natal, Mari Bergerak Perkuat Persaudaraan
Jumat, 24 Desember 2021 16:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan Selamat Natal Tahun 2021.
Menag mengajak umat Kristiani menjadikan peringatan Natal tahun ini sebagai momentum memperkuat persaudaraan.
"Selamat Natal tahun 2021. Mari terus bergerak untuk memperkuat persaudaraan," pesan Menag di Lampung, Jumat (24/12).
Baca juga : Lindungi PMI, KBRI Bandar Seri Begawan Perkuat Kerja Sama Dengan Belait Dan Tutong
Menag mengapresiasi tema perayaan Natal tahun ini, yaitu Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan.
Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan situasi bangsa Indonesia yang majemuk. Tema ini mengandung pesan tentang pentingnya terus menjaga persatuan dan kesatuan.
"Persaudaraan merupakan tema universal yang dapat merekatkan hati orang-orang beriman untuk menjaga kerukunan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi masyarakat," jelasnya.
Melalui peringatan Natal, pria yang juga akrab disapa Gus Yaqut ini mengatakan, umat Kristiani diajak untuk menyadari panggilan sebagai pribadi yang bersedia mengabdi dengan penuh hikmah.
"Perayaan Natal mengingatkan kita terhadap pentingnya bersikap bijak dalam menyikapi segala perbedaan," terangnya.
"Selamat Natal Tahun 2021 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru Tahun 2022. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi kita semua," imbuh Menag. [DIR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya