Dewan Pers

Dark/Light Mode

Terbaru Bintang Bano, Jokowi Total Sudah Bangun 29 Bendungan

Jumat, 14 Januari 2022 15:47 WIB
Presiden Jokowi dan rombongan saat meresmikan Bendungan Bintang Bano, di Sumbawa Barat, NTB, Jumat (14/1). (Foto: Setpres)
Presiden Jokowi dan rombongan saat meresmikan Bendungan Bintang Bano, di Sumbawa Barat, NTB, Jumat (14/1). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Bintang Bano, di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat siang (14/1). Jokowi datang ke lokasi dengan didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Gubernur PNTB Zulkieflimansyah.

“Alhamdulillah pada hari ini, Bendungan Bintang Bano yang dibangun sejak 2015, menghabiskan biaya Rp 1,44 triliun sudah selesai dan bisa difungsikan. Bendungan Bintang Bano ini memiliki kapasitas tampung yang sangat besar 76 juta meter kubik dengan luas genangan 256 hektare dan mampu mengairi sawah 6.700 hektare,” ujar Jokowi, mengawali sambutannya, seperti dikutip setkab.go.id.

Berita Terkait : Bisa Bantu Djokovic, Presiden Serbia Bangga

Bendungan Bano adalah satu dari enam bendungan di NTB yang dibangun di masa pemerintahan Jokowi. Sebelumnya, telah diresmikan dua bendungan lainnya yaitu Bendungan Tanju pada 2018 dan Bendungan Mila pada 2019. Tiga bendungan lainnya yang tengah dibangun adalah Bendungan Beringin Sila, Tiu Suntuk, dan Meninting.

“Kita harapkan bendungan ini akan mendukung ketersediaan air di Sumbawa Barat, mendukung ketahanan pangan di Provinsi NTB dan juga bisa memenuhi kebutuhan air baku khususnya di wilayah-wilayah kering yang ada di Provinsi NTB,” ujar Kepala Negara.

Berita Terkait : Kita Sudah Berlari, Masih Ada Yang Menilai Lamban

Secara keseluruhan, Bendungan Bintang Bano menjadi bendungan yang ke-29 yang telah kita resmikan pemerintah sejak 2015. “Insya Allah nanti pada akhir 2024 total bendungan yang akan diselesaikan adalah 57 bendungan di seluruh Tanah Air Indonesia,” ujar mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Menutup sambutannya, Jokowi kembali menegaskan bahwa air adalah salah satu kunci dari ketahanan kedaulatan pangan. Oleh karena itu, Pemerintah terus berupaya untuk membangun bendungan di berbagai daerah di Tanah Air.

Berita Terkait : Puan: Segera Kendalikan Harga

“Ketahanan pangan, kemandirian pangan, kedaulatan pangan itu hanya akan bisa terjadi kalau di seluruh provinsi ini ada air, kuncinya ada air. dan air itu ada kalau kita memiliki bendungan yang sebanyak-banyaknya. Oleh sebab itu, kenapa bendungan-bendungan ini kita bangun,” tandasnya. [USU]