Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dari Atas Perahu Naga, Jokowi Resmikan Bendungan Ladongi Di Kolaka Timur

Selasa, 28 Desember 2021 16:31 WIB
Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Ladongi sambil menumpang perahu naga di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/12). (Foto: Humas Setkab)
Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Ladongi sambil menumpang perahu naga di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/12). (Foto: Humas Setkab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ada yang unik dari peresmian Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini. 

Bendungan tersebut diresmikan Jokowi, sambil menumpangi perahu naga di bendungan tersebut.

 

 

Berita Terkait : Hari Kedua Kunker Di Sultra, Jokowi Bakal Resmikan Bendungan Ladongi Dan Bendungan Pidekso

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara pada pagi hari ini saya nyatakan diresmikan,” ujar Jokowi, Selasa (28/12).

Bendungan Ladongi berkapasitas 45,9 juta meter kubik dengan luas lahan 222 hektare.

Bendungan ini diharapkan mampu mengairi sawah-sawah di sejumlah kabupaten di sekitarnya. Yakni Kolaka Timur, Konawe, Konawe Selatan, dan Kolaka.

Kepala Negara berharap kehadiran bendungan tersebut bisa memenuhi kebutuhan air untuk pertanian dalam rangka mendukung kemandirian, kedaulatan, dan ketahanan pangan.

Berita Terkait : Malam Tahun Baru, Jembatan Suramadu Dan Alun-Alun Di Jatim Ditutup

“Tanpa air, tidak mungkin kita bisa mencapai yang namanya ketahanan pangan yang baik, kedaulatan pangan yang baik, dan kemandirian pangan yang baik,” imbuhnya.

Selain menjadi fungsi irigasi bagi empat kabupaten di sekitarnya, Bendungan Ladongi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata, terutama wisata air.

Jokowi pun langsung menjajalnya dengan menumpangi perahu naga, bersama sejumlah menteri yang mendampinginya.

“Tadi, saya mencoba memakai perahu, mendayung, karena memang arahnya waduk ini juga bisa dipakai sebagai tempat wisata. Sehingga, ini menjadi tanggung jawab kabupaten maupun provinsi untuk nanti pengembangan selanjutnya,” tutur Jokowi 

Berita Terkait : Juanda Layani PMI Mudik Ke Tanah Air

Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) menyebutkan, Bendungan Ladongi juga berfungsi untuk penyediaan air baku sebanyak 120 liter per detik, reduksi banjir sebesar 176,6 meter kubik per detik, dan potensi listrik sebesar 1,3 megawatt.

Bendungan ini dibangun pada 2016-2021 dengan biaya Rp1,2 triliun.

Dalam kesempatan ini, Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Sultra Ali Mazi, dan Pj. Bupati Kolaka Timur Sulwan Aboenawas. [HES]