Dark/Light Mode

Persiapkan Pertemuan G20 ACWG Putaran 1, KPK Usung 4 Isu Prioritas

Jumat, 25 Maret 2022 17:35 WIB
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat menghadiri persiapan pertemuan Anti-Corruption Working Group (ACWG) G20, yang akan dilaksanakan pada tanggal 28-31 Maret, Jumat (25/3). (Foto: Humas KPK)
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat menghadiri persiapan pertemuan Anti-Corruption Working Group (ACWG) G20, yang akan dilaksanakan pada tanggal 28-31 Maret, Jumat (25/3). (Foto: Humas KPK)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini menggelar persiapan Pertemuan Anti-Corruption Working Group (ACWG) G20, yang akan dilaksanakan pada tanggal 28-31 Maret. Pertemuan ACWG putaran pertama ini akan dihadiri oleh seluruh anggota G20.

Pertemuan yang dilakukan secara virtual itu, akan dibuka Deputi Bidang Informasi dan Data KPK Mochammad Hadiyana sebagai Chair, dan Esther Bogaart dari Australia sebagai Co-Chair. Dilanjutkan dengan keynote speech yang akan disampaikan langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menyampaikan, dalam gelaran G20 ACWG ini, komisi antirasuah mengusung empat isu prioritas.

Baca juga : Indonesia Usung 4 Prinsip Utama Arus Data Lintas Negara

Keempatnya adalah peningkatan Peran Audit dalam Pemberantasan Korupsi, Partisipasi Publik dan Pendidikan Antikorupsi, Pengawasan Professional Enablers dalam Tindak Pidana Pencucian Uang, dan Korupsi di Sektor Renewable Energy. Menurut Lili, KPK telah melakukan serangkaian diskusi untuk menjaring masukan terhadap isu-isu prioritas tersebut. 

"Dengan melibatkan kementerian dan lembaga yang relevan, aparat penegak hukum, perwakilan masyarakat sipil, akademisi, dan organisasi internasional," ungkap mantan Wakil Ketua LPSK ini. 

KPK berharap G20 ACWG menjadi momentum baik dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia maupun global.

Baca juga : Semarakkan Presidensi G20, KAI Pasang Livery Khusus Di Kereta Api

"Kami berharap peserta G20 bisa menghasilkan kesepakatan yang bisa membantu negara-negara anggota G20 maupun di luar anggota G20 untuk mencegah korupsi pada praktik ekonomi," tutup Lili.

Sementara Deputi Bidang INDA KPK Mochammad Hadiyana mengungkapkan, dari keempat isu prioritas yang diusung komisinya, Peningkatan Peran Audit dalam Pemberantasan Korupsi akan menjadi High Level Principles (HLP) dalam upaya pemberantasan korupsi global.

"Apabila isu Peningkatan Peran Audit dalam Pemberantasan Korupsi sebagai HLP tersebut nanti disepakati oleh seluruh anggota, maka akan tercatat dalam sejarah sebagai legacy KPK atau Indonesia sebagai presidensi Indonesia tahun 2022," tutur Hadiyana.

Baca juga : Dukung Pendidikan Perempuan, Glow & Lovely Gelar Program Beasiswa

Presidensi Indonesia dalam gelaran G20 menjadi kesempatan baik bagi KPK sebagai Chair ACWG, untuk memberikan kontribusi yang lebih besar pada upaya-upaya pemberantasan korupsi dunia.

"Manfaat akhirnya adalah adalah mewujudkan perekonomian masyarakat yang maju, makmur, sejahtera, dan bersih dari korupsi," tandasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.