Dewan Pers

Dark/Light Mode

Catat! Ini Jam Kerja ASN Selama Ramadan

Senin, 28 Maret 2022 17:22 WIB
Ilustrasi ASN. (Foto: Antara)
Ilustrasi ASN. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menerbitkan aturan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Ramadan.

Aturan soal jam kerja ASN selama Ramadan diatur dalam Surat Edaran (SE) No. 11 Tahun 2022 tentang Jam Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara pada Bulan Ramadan 1443 Hijriah di Lingkungan Instansi Pemerintah.

“(Jam kerja) berlaku bagi pegawai aparatur sipil negara (ASN) yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work from office) maupun di rumah/tempat tinggal (work from home),” ujar Tjahjo dalam SE tersebut seperti dikutip dari situs Setkab, Senin (28/3).

Berita Terkait : Satgas Pangan Polri Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Jelang Ramadan

Dalam SE tersebut disebutkan, bagi instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja, jam kerja selama Ramadan menjadi pukul 08.00 hingga pukul 15.00 pada hari Senin hingga Kamis, dengan waktu istirahat diberikan pada pukul 12.00 hingga pukul 12.30. Sementara untuk hari Jumat, jam kerja pada pukul 08.00 hingga pukul 15.30, dengan jam istirahat pada pukul 11.30 hingga pukul 12.30.

Sementara bagi instansi pemerintah yang menerapkan enam hari kerja, jam kerja menjadi pukul 08.00 hingga pukul 14.00 pada hari Senin sampai Kamis dan hari Sabtu, dengan waktu istirahat pukul 12.00 hingga pukul 12.30. Sedangkan untuk hari Jumat, jam kerja mulai pukul 08.00 hingga pukul 14.00, dengan waktu istirahat pukul 11.30 hingga pukul 12.30.

“Jumlah jam kerja efektif bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama Ramadan 1443 Hijriah memenuhi minimal 32,5 jam per minggu,” ujar lanjut Tjahjo.

Berita Terkait : Ajak Parlemen Dunia Kerja Sama Atasi Covid, Puan Banjir Pujian

Pada SE ini juga disebutkan, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada instansi pemerintah menetapkan keputusan pelaksanaan jam kerja pada Ramadan di lingkungan instansinya dengan menyesuaikan zona waktu wilayah masing-masing. Penetapan keputusan tersebut kemudian disampaikan kepada Menteri PANRB.

“Pejabat Pembina Kepegawaian di lingkungan instansi pemerintah memastikan pelaksanaan jam kerja pada bulan Ramadan 1443 Hijriah tidak mengurangi produktivitas dan pencapaian kinerja pegawai ASN dan kinerja organisasi, serta tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pelayanan publik,” kata Tjahjo.

Di akhir SE, Tjahjo menekankan, agar pelaksanaan tugas kedinasan ASN selama Ramadan tetap memerhatikan persentase pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor maupun di rumah sebagaimana tercantum dalam SE Menteri PANRB mengenai Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Masa Pandemi Covid-19.

Berita Terkait : DPR Apresiasi Pragnosa Ketersediaan Pangan Jelang Ramadan

Tjahjo juga mengingatkan, agar ASN terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. [DIT]