Dewan Pers

Dark/Light Mode

Anies Jajaki Kerja Sama Transportasi Hingga Sampah Dengan Korsel

Jumat, 4 Maret 2022 19:54 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjamu Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Park Tae-sung di Balaikota, Jumat (4/3).
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjamu Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Park Tae-sung di Balaikota, Jumat (4/3).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemprov DKI Jakarta menjajaki kerja sama dengan Korea Selatan (Korsel) di antaranya, transportasi dan pengolahan sampah. Hal tersebut dibahas saat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjamu Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Park Tae-sung di Balaikota, Jumat (4/3). 

Pertemuan ini juga untuk mempererat hubungan antara Korea Selatan dan Indonesia, khususnya Seoul-Jakarta. 

Dalam pertemuan tersebut, Anies menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Dubes Korsel ke Balaikota, sekaligus menyampaikan terima kasih untuk mendiang Wali Kota Seoul, Park Won-soon yang amat membantu Jakarta pada saat awal penanganan pandemi Covid-19.

Berita Terkait : Danone-Aqua Ajak Kurangi Sampah Di Destinasi Wisata 

“Kami bersahabat dengan pimpinan kota Seoul. Di saat pandemi awal, kami dibantu oleh Mayor Park dengan dikirim alat tes dari Seoul. Kami apresiasi sekali dan senang sekali kita bisa diskusi lebih jauh lagi ke depan,” ungkap Anies dalam siaran pers Pemprov DKI Jakarta, Jumat (4/3).

Anies juga  membahas terkait potensi kerja sama antara Jakarta dengan Korea Selatan dari berbagai bidang. Mulai dari transportasi, elektrifikasi mobilitas, penyediaan sistem penyediaan air minum, dan pengelolaan air limbah, serta pengelolaan sampah organik menjadi pupuk dari pasar-pasar di bawah naungan Pasar Jaya.

“Jakarta memiliki rencana untuk meningkatkan transportasi umum, permukiman, pengelolaan air, dan elektrifikasi mobilitas. Banyak proyek besar yang sifatnya jangka panjang dan kami mengundang partisipasi dari berbagai pihak termasuk dari Korsel,” terang Anies.

Berita Terkait : Partai Senayan Terbelah

Terkait MRT dan LRT, Anies senang sekali bahwa hasil studi (dari Korsel) akan keluar dalam waktu dekat  dan untuk elektrifikasi transportasi.

“Kita sedang dorong bus-bus kita (TransJakarta) untuk bertransformasi menjadi bus listrik, dan kerja sama dengan Pasar Jaya. Kita ingin semua pasar kita limbah organiknya bisa diolah menjadi komoditas yang berguna. Kalau boleh ini dipercepat karena bisa menjadi percontohan di masa depan,” paparnya.

Anies pun berharap kerja sama pembangunan ini bukan sekadar membangun hard infrastructure saja, tetapi ada proses transfer pengalaman dan pengetahuan. “Kita ingin dalam proses pembangunan yang kita kerjakan nanti terjadi juga transfer pengalaman, transfer pengetahuan. Sehingga tim kami di Indonesia dalam jangka panjang akan mampu mengikuti rute dari pihak Korsel,” ucap Anies.

Berita Terkait : Menlu Retno Genjot Kerja Sama Atasi Perdagangan Manusia

Selain membahas kerja sama, Dubes Park juga mengapresiasi langkah Jakarta untuk vaksinasi WNA asal Korsel yang kebanyakan tinggal di area Jabodetabek. 

“70 persen warga Korsel yang  menetap di Indonesia tinggal di daerah Jabodetabek. Kami mengapresiasi dan terima kasih karena sangat dibantu Pemprov DKI Jakarta untuk mendapat vaksin untuk warga kami,” kata Park. [DRS]