Dark/Light Mode

Cek Pasokan Bensin Di Daerah, Menteri ESDM Sidak Terminal BBM Ende

Rabu, 1 Juni 2022 12:38 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengecek pasokan BBM di Ende, NTT. (Foto: ESDM)
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengecek pasokan BBM di Ende, NTT. (Foto: ESDM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif meninjau, Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa (31/5). 

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Menteri ESDM di Kabupaten Ende dalam rangka mengikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila bersama Presiden Jokowi.

Dalam kunjungan ini Menteri Arifin didampingi oleh Kepala BPH Migas Erika Retnowati, Komite BPH Migas Iwan Prasetya Adhi, Direktur BBM BPH Migas Patuan Alfons dan Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Mulyono

TBBM Ende memiliki fungsi strategis dalam memastikan ketersediaan pasokan dan distribusi BBM di wilayah Kabupaten di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, meliputi Kabupaten Ende, Nagaek, Ngada, dan Manggarai Timur. Salah satunya adalah memasok kebutuhan BBM untuk Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) H. Hasan Aroboesman di Kabupaten Ende.

Baca juga : Papua Akan Bangun Sirkuit Balap Internasional, Bamsoet Dukung Penuh

"Saya ingin memastikan seluruh fasilitas penyimpanan BBM Pertamina dari Sabang sampai Merauke dalam mendukung kebutuhan BBM dan energi untuk masyarakat beroperasi dengan baik," ujar Menteri Arifin.

Menteri Arifin juga meminta Pertamina memastikan aktivitas operasional TBBM Ende memperhatikan keselamatan lingkungan kerja dengan baik. Mengingat lokasi TBBM yang berdekatan dengan laut dan memiliki fasilitas Jetty Head untuk pipa penyaluran BBM dari kapal ke tangki penyimpanan.

"Pastikan tidak ada tumpahan (minyak), dari awal harus disupervisi dan dikontrol dengan baik, harus bisa menjaga kelestarian lingkungan dan laut sekitar," ujar Arifin.

TBBM Ende memiliki instalasi 7 buah Tangki Timbun, 2 Jetty Head/Dermaga terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS), 4 Bay Filling Shed, 9 armada mobil tangki BBM. Produk BBM di TBBM Ende ini adalah Pertamax, Pertalite, Biosolar, Kerosene dan Avtur.

Baca juga : Puskeswan Di Daerah Aktif Bergerak Tangani Wabah PMK

Usai berkunjung ke TBBM Ende, Menteri Arifin bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Nelayan. SPBU ini merupakan salah satu SPBU BBM Satu Harga yang berlokasi di Kabupaten Ende.

Menteri Arifin ingin memastikan keamanan pasokan BBM Satu Harga di SPBU Kompak sehingga dapat melayani kebutuhan BBM bagi nelayan dan warga sekitar. "Pastikan kebutuhan BBM untuk nelayan terpenuhi supaya nelayan dapat terus menangkap ikan", pinta Arifin.

Namalasa (52), salah seorang nelayan yang ditemui Menteri Arifin mengatakan, selama ini kebutuhan BBM bagi nelayan terpenuhi dengan baik. Dirinya dan komunitas nelayan sekitar merasa terbantu dengan adanya SPBU Kompak BBM Satu Harga di wilayahnya yang menjual harga BBM subsidi jenis solar sebesar Rp 5.150 per liternya.

"Kami biasa pergi melaut jam 5 sore. Isi BBM selama ini tidak ada kesulitan. Kami senang dan merasa terbantu dengan adanya program BBM Satu Harga," ujar Namalasa.

Baca juga : Di Jerman, Menteri ESDM Dorong Peningkatan Investasi Transisi Energi Indonesia

Lembaga penyalur BBM PT Pertamina (Persero) di Kabupaten Ende berjumlah 10 titik, dengan tipe penyalur SPBU 3 titik, SPBU Kompak 1 titik, SPBN 1 titik, SPBU Mini 1 titik dan AMT 4 titik.

Sebagai informasi, TBBM Ende melakukan rata-rata penyaluran BBM sekitar 5,6 juta Liter per bulannya. TBBM Ende mendapatkan Suplai BBM via kapal tanker yang berasal dari Fuel Terminal Tenau, Fuel Terminal Maumere, dan Integrated Terminal Manggis.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.