Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Kalau sakitnya pasien parah karena Covid-19, pasti ke rumah sakit. Faktanya rumah sakit sepi. Positivity rate mingguan kita juga bagus,” terangnya.
Sementara untuk capaian vaksinasi, 70 persen kelompok usia dewasa yang sudah mendapatkannya.
Baca juga : Cewek India Mau Nikahi Diri Sendiri
“Usia lanjut kurang sedikit. Booster juga sudah mulai lumayan banyak. Kalau dibandingkan dengan negara lain, cakupan vaksinasi kita juga sudah lumayan bagus,” puji Zubairi.
Dia juga menjelaskan, aktivitas mudik Lebaran 2022 yang semula dikhawatirkan banyak pihak berpotensi memicu gelombang lanjutan pandemi Covid-19, nyatanya tidak terbukti.
Baca juga : Arsenal Indonesia Supporters Gelar Donor Darah Serentak di 61 Kota
“Awalnya kita khawatir soal itu. Apalagi yang mudik tercatat ada puluhan juta orang,” ungkapnya.
Tapi, sudah dua bulan dari awal puasa, lonjakan kasus tidak terjadi. Karena itu, sekarang Indonesia sudah masuk tahap endemi.
Baca juga : Reshuffle 15 Juni Sudah Masuk Kuping Orang DPR
Tetapi, diingatkan Zubairi, Covid-19 merupakan penyakit yang dinamis. “Jadi, masih ada kemungkinan terjadi kenaikan. Harus tetap waspada dan taat protokol kesehatan,” pesan Zubairi. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya