Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gus Halim: Ayo Pamerkan Desa Kita Lewat Aplikasi Desa Wisata Nusantara

Kamis, 23 Juni 2022 20:51 WIB
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (Foto: Humas Kemendes PDTT)
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (Foto: Humas Kemendes PDTT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus mendorong desa-desa wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dan BUM Desa Bersama tumbuh dan bangkit pasca pandemi.

Di antaranya, dengan menyediakan aplikasi Desa Wisata Nusantara sebagai media promosi desa.

"Aplikasi Desa Wisata Nusantara dapat menunjukkan Wisata Desa terdekat di lokasi kita sehingga memudahkan kita mengunjungi satu atau lebih Desa Wisata dalam satu waktu," kata Abdul Halim Iskandar dalam sambutannya, di acara penghargaan program Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN/Swasta dan Promosi Desa Wisata Nusantara di Jakarta, Kamis (23/6).

Berita Terkait : Gus Halim Kasih Penghargaan Kepada 10 Pemenang Promosi Desa Wisata

Menurut Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, melalui aplikasi tersebut, wisatawan lokal maupun mancanegara dalam lebih mudah mengakses informasi destinasi di sekitarnya. Informasi itu mencakup, informasi akses, fasilitas dan lainnya.

"Sehingga memudahkan kita untuk berkunjung banyak tempat di satu waktu. Selain itu, Melalui aplikasi, kita bisa mengukur bagaimana BUM Desa dan atau pun BUM Desa mempromosikan melalui aplikasi. Salah satunya melalui like yang di dapatkan," terangnya.

Setidaknya, terdapat 1.407 destinasi wisata desa yang dikelola BUM Desa dan BUM Desa Bersama dan telah terdaftar dalam aplikasi Desa Wisata Nusantara.

Berita Terkait : Komisi VI DPR Apresiasi Kinerja Perkebunan Nusantara

Sejak semester awal, terdapat 10 destinasi wisata yang ditetapkan sebagai desa wisata yang paling banyak disukai oleh masyarakat.Salah satunya adalah desa wisata Buton di Sulawesi Utara.

Capaian ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin. Kendati demikian, pemerintah diharuskan terus melakukan pengembangan dan inovasi.

Menurutnya, desa wisata merupakan wujud communitybesttourism yang sifatnya inklusif, baik SDM, ataupun UMKM yang telah eksis.

Berita Terkait : Pengunjung Tebet Eco Park Akan Dibatasi Pake Aplikasi

"Ada sebanyak 1.275 desa wisata yang telah terdata. Salah satu hal yang perlu didorong adalah kemampuan pemangku kepentingan untuk menarik pengunjung atau wisatawan. Dengan demikian promosi adalah kunci,” imbau Ma’ruf. ■