Dewan Pers

Dark/Light Mode

Komoditas Hortikultura Kualitas Ekspor Meriahkan Booth ADM G20

Jumat, 5 Agustus 2022 16:00 WIB
Buah hasil olahan/Ist
Buah hasil olahan/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertemuan Kedua Agriculture Deputies Meeting (ADM) G20 baru saja usai. Acara yang digelar di Yogyakarta, 27-29 Juli 2022 meninggalkan kisah manis bagi peserta yang hadir. 

Para delegasi dan tamu undangan tidak mampu menolak cita rasa buah tropis berkualitas ekspor yang saat itu disajikan menarik. 

Panitia ADM 2 kali ini ingin mendapatkan pengakuan dari para delegasi bahwa sebagai penghasil buah tropis, Indonesia mampu berdiri memenuhi kebutuhan buah secara internasional. 

Beragam komoditas hortikultura yang turut memeriahkan side event pameran pada pertemuan G20 tersebut, antara lain buah naga, jeruk brastagi, manggis, salak madu, pisang mas kirana, mangga harum manis, nanas, baby buncis, simplisia kunyit, kapulaga, jahe krisan, aglaonema, lucky bamboo dan anggrek bulan. 

Pada side event tersebut, para delegasi ADM 2 berkesempatan mencicipi buah nusantara yang disajikan. Terbukti, tingginya antusiasme para peserta menikmati aneka hidangan buah yang tersedia, hingga ada salah satu delegasi yang menyampaikan minatnya memboyong buah mangga yang dipamerkan ke negaranya.

Berita Terkait : TelkomGroup Pastikan Kualitas Layanan Jelang ASEAN Para Games XI 2022

“Buah-buahan tropis nusantara ternyata menjadi favorit para delegasi luar negeri. Banyak dari peserta yang hadir menyampaikan agar panitia menyediakan lebih banyak lagi buah-buahan yang dapat dinikmati selama acara berlangsung. Mereka suka dengan tampilan dan rasa buah nusantara,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura Retno Sri Hartati Mulyandari di sela-sela acara. 

Bahkan, lanjut Retno, beberapa pengunjung pameran/delegasi yang meminta buah yang disajikan, khususnya mangga, sebagai oleh-oleh yang akan diboyong pulang ke negaranya.

“Delegasi lebih menyukai aneka buah-buahan nusantara daripada aneka kudapan lain yang disajikan,” ucap Retno.

Retno menyampaikan bahwa partisipasi Ditjen Hortikultura pada acara G20 khususnya pada mini exhibition ini, diharapkan dapat mengenalkan secara langsung buah nusantara pada negara lain. Tidak hanya negara tujuan ekspor, juga pada pemangku kepentingan termasuk para Deputi yang hadir dalam ADM 2 ini.

Beberapa jenis buah juga dijadikan sebagai  menu desert pada acara gala dinner serta snack pada saat acara field trip. Dengan uoaya promosi seperti ini, buah nusantara akan dikenal para anggota G20.

Berita Terkait : Batik Cibuluh, Produk Lokal Kualitas Global Siap Ekspor

Salah satu pengunjung asal Timur Tengah menyampaikan pujian akan rasa buah tropis Indonesia, seperti mangga, nanas dan salak yang dinilai memiliki cita rasa berkualitas tinggi. 

“So delicious, so crunchy,” ujar salah satu peserta asal Arab Saudi saat mencicip salak. 

Tak hanya peserta dari Saudi, juga beberapa tamu lain mengatakan hal serupa.

Ada buah naga, nanas dan manga disajikan pada acara gala dinner delegasi di Prambanan. Sedangkan untuk field trip, panitia menyajikan salak, manggis dan pisang mas kirana. 

Antusiasme juga datang dari delegasi Saudi  yang memesan mangga harum manis untuk dibawa ke negara asalnya,” papar petugas teknis G20 perwakilan Ditjen Hortikultura, Sekar Insani Sumuraningytas. 

Berita Terkait : Komunitas Otomotif Perlu Ikut Bangun Kekuatan Sosial dan Ekonomi

Selain buah, ditampilkan juga dracaena yang biasa diekspor dan krisan untuk mempercantik seluruh booth yang ada.

“Seluruh bunga dan buah didatangkan langsung dari petani sedangkan untuk olahan didatangkan dari pelaku usaha,” ungkap staf perwakilan dari Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Amir Supriyanto.

Pertemuan ADM-2 di Yogyakarta ini dihadiri 157 delegasi dari 20 negara anggota G20. Sebanyak 17 negara hadir secara fisik dan tiga negara hadir secara virtual. Hadir pula tujuh negara undangan, serta 13 organisasi internasional, baik fisik dan virtual.