Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mahfud Pastikan, Jokowi Santuni Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan, Rp 50 Juta Per Orang

Senin, 3 Oktober 2022 21:43 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Instagram)
Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkap, Presiden Jokowi akan memberikan bantuan tanda belasungkawa untuk seluruh korban jiwa tragedi Kanjuruhan.

Seperti diketahui, sedikitnya 125 orang dilaporkan meninggal dalam insiden yang terjadi setelah duel Liga I antara tuan rumah Arema FC dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam.

Berita Terkait : Jokowi: Yang Bersalah Di Tragedi Kanjuruhan Harus Disanksi

"Sebagai tanda belasungkawa, meskipun tentu hilangnya nyawa setiap orang tidak bisa dinilai dengan uang berapa pun harganya, Presiden berkenan memberi santunan Rp 50 juta untuk setiap korban jiwa tragedi Kanjuruhan," papar Mahfud, melalui reels Instagramnya, Senin (3/10).

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud juga menyampaikan, Jokowi mengapresiasi Pemerintah Daerah dan para pejabat pusat, yang telah bergerak cepat menangani kasus ini. 

Berita Terkait : Menko PMK Dan Mensos Berikan Santunan Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

33 Anak Jadi Korban

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) melaporkan, dari total 125 korban jiwa tragedi Kanjuruhan, sebanyak 33 di antaranya merupakan korban anak-anak.

Berita Terkait : Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Copot Kapolres Malang

“33 anak meninggal dunia. Terdiri dari delapan anak perempuan dan 25 anak laki-laki. Dengan usia antara 4-17 tahun,” kata Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA, Nahar dalam keterangan yang diterima RM.id, Senin (3/10).

Saat ini, Kementerian PPPA bersama Dinas PPPA Provinsi dan Kabupaten/Kota Malang masih terus berkoordinasi untuk menyediakan data khusus anak yang menjadi korban, terkait intervensi layanan. ■