Dewan Pers

Dark/Light Mode

Obati Duka Cianjur, Jokowi Gercep

Rabu, 23 November 2022 07:04 WIB
Presiden Jokowi melihat korban gempa Cianjur. (Foto: Twitter Jokowi)
Presiden Jokowi melihat korban gempa Cianjur. (Foto: Twitter Jokowi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi memilih tidak menunda-nunda untuk mendatangi langsung Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang pada Senin (21/11) siang, dilanda gempa bermagnitudo (M) 5,2. Kemarin siang, lewat jalur darat yang sempat terputus akibat gempa, Jokowi tiba di Cianjur. Berdialog dengan para korban bencana, menggelar rapat, serta membagi-bagikan bantuan. Obati luka Cianjur, Jokowi memilih gercep alias gerak cepat.   

Presiden bergerak ke Cianjur sekitar pukul 11.25 WIB. Ia menggunakan jalur darat, menembus lokasi gempa dengan menunggangi mobil SUV, keluaran Lexus. Padahal sebelumnya, sejumlah titik jalan dilaporkan terputus akibat tertutup tanah longsor pasca gempa. Beruntung ketika dilewati presiden, akses jalan yang tertimbun longsor sudah bisa dilewati. 

Mantan Wali Kota Solo itu tiba di Cianjur sekitar pukul 13.21 WIB. Perjalanan memakan waktu lumayan lama, sekitar 2 jam. Menurut Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, presiden bisa menuju Cianjur menggunakan helikopter kepresidenan, agar lebih cepat, tapi Presiden lebih memilih menggunakan mobil. "Untuk memastikan akses jalan yang sempat tertutup akibat gempa, sudah kembali terbuka," kata Bey, kemarin.

Berita Terkait : Prabowo Berdoa Jadi Kenyataan

Setiba di Cianjur, lokasi pertama yang dikunjungi presiden adalah jalan raya Cibeureum, penghubung wilayah Bogor-Cianjur di Kecamatan Cugenang yang sempat tertimbun longsor. Namun, kini sudah dapat dilewati kendaraan.

Lalu, presiden bergerak ke tenda pengungsian di Taman Prawatasari. Di sana, ia menyapa para pengungsi, mulai dari anak-anak hingga orang tua. 

Jokowi juga tampak membagikan makanan kotak siap saji kepada anak-anak yang berada di tenda pengungsian tersebut. “Suka ayam, ndak?” tanya Presiden. “Ini ayamnya, dimakan ya, masih panas itu,” sambungnya.

Berita Terkait : Teka-teki Capres Jokowi

Tidak hanya itu, Presiden juga menitipkan amplop cokelat berisi uang Rp 5 juta untuk warga di tenda pengungsian. "Ini untuk kebutuhan-kebutuhan khusus. Entah lauknya kurang, beli sabun, ini," ucap Jokowi kemudian menyerahkan ke salah seorang yang dipercayakan warga di tenda pengungsian. "Bagi semua nanti ya," pesannya.

Senyum warga kian merekah, ketika Jokowi memastikan bahwa pemerintah juga akan memberikan bantuan untuk rumah warga yang rusak, baik berat maupun ringan. Sehingga rumah yang rusak akibat gempa, bisa dibangun kembali.

"Nanti yang rumahnya roboh dibantu Rp 50 juta, untuk dibangun lagi. Yang (rusak) sedang dibantu Rp 25 juta, ya," kata Jokowi, di tenda pengungsian. "Aamiin ya Allah," sahut warga serempak. Sementara untuk rumah yang rusak ringan juga akan mendapat bantuan Rp 10 juta.

Berita Terkait : Prabowo Masih Jaim

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menggelar rapat di sebuat tenda pengungsian. Rapat tersebut ikut dihadiri oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Cianjur Herman Suherman.
 Selanjutnya