Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jokowi Disuntik Booster Kedua, Vaksinnya Pakai IndoVac

Kamis, 24 November 2022 15:05 WIB
Presiden Jokowi saat disuntik vaksin Covid booster kedua di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (24/10). (Foto: Setkab)
Presiden Jokowi saat disuntik vaksin Covid booster kedua di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (24/10). (Foto: Setkab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk melakukan vaksinasi Covid-19 secara lengkap. Ditambah dosis tambahan atau booster.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Negara, setelah disuntik vaksin Covid booster kedua, di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (24/11). Menggunakan vaksin Covid IndoVac.

“Pagi hari ini, saya baru saja divaksin booster, vaksin penguat. Saya ajak seluruh masyarakat, utamanya tenaga kesehatan, lansia, dan orang-orang yang interaksinya tinggi antarmasyarakat untuk segera booster,” ujar Presiden.

Berita Terkait : Jokowi Rayu Hong Kong Investasi Di IKN

Saat ini, Indonesia telah menyuntikkan 205 juta dosis vaksin pertama, 172 juta dosis vaksin kedua, 66 juta dosis vaksin penguat pertama, dan 730 ribu dosis vaksin penguat kedua.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan pentingnya vaksinasi booster, untuk meningkatkan imunitas dan mencegah penularan Covid-19.

“Agar imunitas kita terjaga, dan dapat memutus penularan Covid dari orang ke orang. Ini yang paling penting,” ungkapnya.

Berita Terkait : Pak Bas Jadi Fotografer

Faktanya, 84 persen orang yang meninggal karena Covid, belum mendapatkan vaksinasi booster. Selain itu, 74 persen kasus Covid-19 yang mendapatkan perawatan di rumah sakit dengan gejala sedang dan berat, juga belum mendapatkan vaksinasi booster.

“Jadi buat teman-teman, buat masyarakat, tolong diingatkan agar cepat-cepat di-booster. Baru 66 juta dari 234 juta target sasaran kita yang di-booster. Cepat di-booster, khususnya untuk tenaga kesehatan dan lansia di atas 60 tahun. Itu harus segera booster kedua," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin,

Menurutnya, IndoVac yang merupakan vaksin Covid produksi dalam negeri, terbukti ampuh mencegah penularan Covid-19.

Berita Terkait : BPOM Dituntut Minta Maaf Kepada Masyarakat

“Jangan lupa, booster-nya pakai IndoVac.Karena itu sudah terbukti sangat ampuh. Nggak kalah dengan produksi luar negeri,” ujar Menkes. ***