Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kunjungi Korban Gempa Lagi, Jokowi Bagi-bagi Sarung Dan Mukena

Kamis, 24 November 2022 18:03 WIB
Presiden Jokowi kunjungi korban gempa Cianjur lagi. (Foto: Setkab)
Presiden Jokowi kunjungi korban gempa Cianjur lagi. (Foto: Setkab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi kembali meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak gempa bumi dalam kunjungannya ke Kabupaten Cianjur, Kamis (24/11). 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyapa sekaligus memberikan bantuan kepada para pengungsi yang menjadi korban gempa magnitudo 5,6 tersebut.

“Ini untuk yang Bapak-Bapak ada sarung, Ibu-Ibu ada mukena. Semua dapat,” ujar Presiden kepada para pengungsi di tempat pengungsian Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, seperti dikutip dari situs Setkab, Kamis (24/11).

Berita Terkait : Presiden Jokowi Janjikan Segera Rehabilitasi Rumah Warga Yang Roboh

Presiden juga meminta para pengungsi untuk sabar dalam menghadapi cobaan berupa bencana alam ini. Presiden menjelaskan bahwa pemerintah akan segera memberikan sejumlah bantuan kepada para pengungsi yang rumahnya mengalami kerusakan.

“Semuanya sabar. Pemerintah akan segera (memberikan bantuan) nanti bisa dibangun sendiri, bisa dibangunkan oleh pemerintah, nanti akan segera dilaksanakan kalau sudah situasinya mereda,” ungkap Presiden.

Sementara itu, Ade Supriadi yang merupakan Ketua RW 02 di Desa Cijedil, mengaku sangat bersyukur atas kehadiran Presiden Jokowi di wilayah tersebut. “Saya sangat sangat bersyukur karena kampung saya bisa dikunjungi oleh Bapak Presiden langsung ke wilayah saya,” ucap Ade.

Berita Terkait : Bantu Korban Gempa Cianjur, Holding Perkebunan Serahkan Bantuan Sembako

Ade juga mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi turut memberikan bantuan sebesar Rp 5 juta rupiah untuk diberikan kepada seluruh warga dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Peruntukannya yaitu buat kebutuhan seluruh warga RW 02, baik itu buat beli sampo, sabun, pasta gigi, dan kebutuhan-kebutuhan yang lainnya,” tutur Ade.

Ade pun berharap pemerintah dapat segera melakukan pembangunan terhadap rumah-rumah warga yang rusak akibat gempa bumi. Menurut Ade, hampir 90 persen rumah warga yang ada di wilayah tersebut mengalami kerusakan.

Berita Terkait : Ganjar Milenial Terjunkan Relawan Bangun Posko Dan Dapur Umum

“Besar harapan pembangunan untuk rumah tersebut yang sudah hancur. karena dari sekian ribu banyak rumah di sini, yang hancur itu bisa dikatakan 90 persen, yang rusak berat,” tandasnya.