Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jokowi Resmikan Pembangunan Tahap 1 Stasiun Manggarai

Senin, 26 Desember 2022 13:32 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers udai meresmikan Stasiun Manggarai. Jokowi didampingi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: Ist)
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers udai meresmikan Stasiun Manggarai. Jokowi didampingi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi mengatakan, Stasiun Manggarai menjadi salah satu Central Station. Stasiun ini juga menjadi bagian dari proyek double track Manggarai-Cikarang dengan penambahan jumlah jalur dari semua 7 jalur menjadi 14 jalur. 

Hal itu diungkap Jokowi saat meresmikan Stasiun Manggarai Tahap I, Senin (26/12). 

Berita Terkait : KPK Bakal Kembangkan Kasus Suap Dana Hibah Jatim

“Stasiun Sentral yang kita harapkan bisa mengintegrasikan kereta antar kota. Kemudian Commuter Line, KRL, kereta bandara, Transjakarta, semuanya. Harapan bisa terintegrasi sehingga memudahkan pergerakan mobilitas orang dari suatu tempat ke tempat yang lain,” kata Jokowi.

Jokowi bilang, pembangunan Stasiun Manggarai saat ini baru Tahap 1. Dia menegaskan, pembangunan Tahap 2 akan terus digenjot dan diharapkan selesai pada 2024-2025. 

Berita Terkait : Jepang Ikut Bantu Pembangunan SMP Di Kabupaten Bogor

Presiden Indonesia ke-7 ini mengatakan, pembangunan stasiun dengan lalu lintas kereta tersibuk di Indonesia ini tidak bisa cepat.

“Karena stasiunnya masih operasional, kalau dimatikan kemudian dibangun itu bisa lebih cepat. Tapi di tempat ini hanya punya waktu sehari 4 jam waktu kerja yang dilakukan di malam hari,” jelasnya.

Berita Terkait : Pengamat Apresiasi Pemasangan CCTV Di Setiap Ruangan MA

Dengan pembangunan Stasiun Manggarai, Jokowi berharap moda transportasi terintegrasi. Sehingga ke depannya, kecepatan, headway, mobilitas masyarakat bisa lebih cepat.