Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Polemik Badai Dahsyat 28 Desember 2022
Wapres: Yang Harus Dijadikan Pegangan, Ya BMKG...
Kamis, 29 Desember 2022 19:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin ikut menanggapi polemik hujan ekstrem dan badai dahsyat 28 Desember 2022.
Terlebih, ada prediksi yang berbeda antara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Menurutnya, yang harus dijadikan rujukan adalah BMKG. Karena lembaga tersebut adalah instansi resmi, yang memiliki otoritas untuk mengeluarkan prakiraan cuaca.
Baca juga : Ini Kata Kepala BRIN, Soal Polemik Badai Dahsyat 28 Desember 2022
“Yang harus dijadikan pegangan itu, BMKG. Karena dia yang memiliki otoritas untuk mengeluarkan prakiraan cuaca,” kata Wapres, usai menyerahkan Penghargaan Anugerah PROPER di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (29/12).
Terkait perbedaan ramalan, Wapres menyebut, hal itu bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya, data yang belum tervalidasi.
"Mungkin, ada peneliti yang belum divalidasi datanya,” tutur Wapres.
Baca juga : Bukan Badai, Begini Potensi Cuaca Jabodetabek 28 Desember 2022 Menurut BMKG
"Penting bagi masyarakat, untuk mengetahui bahwa BMKG adalah otoritas yang memiliki kewenangan untuk memberikan prediksi cuaca," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga meminta para pengelola wisata untuk mempersiapkan jasa dan layanan di libur akhir tahun ini, dengan sebaik-baiknya. Serta mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem dan curah hujan yang tinggi.
“Mereka harus bisa mengantisipasi kemungkinan terjadinya perubahan cuaca," ujarnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya