Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kapolri Instruksikan Jajarannya Bantu Pemerintah Turunkan Angka Stunting

Rabu, 25 Januari 2023 15:05 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Divhumas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Divhumas Polri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajarannya ikut membantu program pemerintah untuk menurunkan angka stunting di seluruh Indonesia.

Sigit menegaskan, jajarannya, khususnya para Kapolres di seluruh Indonesia, harus turun langsung ke lapangan untuk mengecek apabila ada orangtua dan anak yang membutuhkan tambahan gizi.

Apabila di wilayahnya terdapat hal itu, seluruh jajaran kepolisian harus turun untuk membantu menyalurkan kebutuhan gizi bagi anak maupun ibu yang sedang mengandung atau hamil. Tujuannya, agar gizi yang baik terpenuhi.

Berita Terkait : Wamenhan Bahas Kerja Sama Pertahanan Dengan Slowakia

"Sudah saya perintahkan kepada seluruh jajaran, seluruh Kapolres untuk mengecek betul di wilayah masing-masing. Sehingga kemudian, Polri bisa ikut membantu untuk menyalurkan kebutuhan bagi masyarakat, bagi ibu-ibu yang hamil yang memang membutuhkan tambahan untuk gizi kemudian anak-anak yang sedang masa pertumbuhan," ujar Sigit, di Kantor BKKBN, Jakarta, Rabu (25/1).

Sigit mencontohkan kejadian yang viral di media sosial (medsos), yakni, seorang ibu yang memberikan bayinya kopi susu saset.

"Kebetulan anggota kami melihat viral, ada anak bayi karena keinginan orang tua berikan susu kemudian memberikan susu tapi yang ada di dalam saset instan, kopi susu. Saya kira ini sudah kita tindaklanjuti," tuturnya.

Berita Terkait : Banteng Taput Turun Ke Bawah Bantu Pemerintah Tekan Stunting

Jajarannya di wilayah pun sudah langsung turun ke lapangan untuk mengecek peristiwa tersebut. Korps baju cokelat telah memberikan bantuan kepada ibu dan bayinya.

"Saya kira awalnya bingung karena didatangi polisi. Tapi, setelah itu, kita berikan bantuan untuk menambah gizi khususnya kebutuhan anak tersebut," ucap Sigit.

Eks Kabareskrim Polri itu menjelaskan, korps Bhayangkara memiliki rumah sakit dengan dokter yang mumpuni di seluruh wilayah.

Berita Terkait : Tutup Porseni NU, Kapolri Gelorakan Semangat Persatuan Dan Kesatuan

Menurutnya, fasilitas kesehatan itu sudah memiliki pengalaman membantu masyarakat dalam penanganan Covid-19.

Pengalaman tersebut dapat kembali diimplementasikan untuk membantu program pemerintah menurunkan angka stunting di seluruh Indonesia.

"Saya kira ini bisa kita lakukan dengan metode yang sama. Mudah-mudahan bisa ikut membantu program pemerintah," tutup Sigit. ■