Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Mentan Bareng Bupati Kediri Tanam Kelapa Genjah Dan Ternak Kambing
Jumat, 10 Februari 2023 17:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan penanaman kelapa genjah yang diintegrasikan dengan jagung dan ternak kambing.
Untuk Kabupaten Kediri, Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan pengembangan program kelapa genjah 1 juta batang nasional tahun 2023 ini sebanyak 24.090 batang dengan klaster pekarangan dan kawasan, dari total Provinsi Jawa Timur 96.690 batang.
"Hari ini saya bersama Bupati Kediri, mengoptimalisasi berbagai upaya meningkatkan produksi pertanian dalam situasi dan kondisi apapun. Oleh karena itu, dengan semangat yang serius dari Mas Bupati Kediri yang masih muda berbagai kebutuhan pangan negara kita, bisa dipenuhi dari Kediri," ungkap Mentan SYL pada penanaman kelapa genjah tersebut di Desa Kanyoran, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Kamis (9/2).
Baca juga : Diiringi Hujan, Mentan Dan Bupati Kediri Panen Padi
Ia menjelasksn sesuai komitmen bersama, pengembangan pertanian di Kediri ke depan seluas 1.000 ha yang terdiri dari komoditas perkebunan, tanaman pangan, peternakan dan hortikultura.
Hal ini guna mengakselerasi pertumbuhan sektor pertanian Kabupaten Kediri sebagai bantalan ekonomi guna menghadapi situasi krisis pangan global.
"Bahkan pengembangan kedelai pun kita coba di Kediri. Dalam 100 hari ke depan kita cek hasilnya. Di Kediri sudah kita salurkan bantuan bibit kelapa genjah 22 ribu batang," jelasnya.
Baca juga : Bupati Kendal Tunggu Keputusan Partai...
Lebih lanjut, SYL menegaskan pengembangan kelapa genjah nasional merupakan program atas arahan Presiden Jokowi guna memperkuat perekonomian nasional dan masyarakat dalam menghadapi ancaman krisis pangan dunia.
Pengembangan kelapa genjah di tahun 2023 sampai 2024 sebanyak 10 juta sampai 20 juta batang.
"Program ini diharapkan dapat membangun kembali Indonesia sebagai negara nyiur melambai. Manfaat kelapa genjah banyak sekali bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Buah 182 butir pertahun, dimana dapat dijadikan kelapa segar, santan, minyak, gula semut, dan tempurungnya dapat dijadikan arang untuk ekspor. Oleh karena itu, hilirisasi komoditas kelapa ke depanya menjadi agenda utama," terangnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya