Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Latih Santri Pintar Berniaga

Mendag Zulhas Bakal Teken Kerja Sama 1000 Warung Dengan LDII

Minggu, 1 Oktober 2023 12:02 WIB
Mendag Zulhas pada acara bertajuk Silaturahim Kebangsaan Menteri Perdagangan Indonesia dengan Warga LDII Kota Tangerang, di Pondok Pesantren Al-Furqon, Cimone, Kota Tangerang, Sabtu (30/9).
Mendag Zulhas pada acara bertajuk Silaturahim Kebangsaan Menteri Perdagangan Indonesia dengan Warga LDII Kota Tangerang, di Pondok Pesantren Al-Furqon, Cimone, Kota Tangerang, Sabtu (30/9).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perdagangan Indonesia (Mendag RI), Zulkifli Hasan berharap kewirausahaan menjadi topik yang biasa dibahas di pondok-pondok pesantren Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), tidak terkecuali di pondok pesantren (Ponpes) LDII Kota Tangerang.

Menurut pria yang akrab di sapa Zulhas itu, kewirausahaan menjadi aspek yang penting untuk mendukung operasional sebuah Ponpes. Untuk itu, pihaknya di Kementerian Perdagangan (Kemendag) berniat meneken kerja sama pengadaan 1000 warung di sekolah-sekolah maupun pondok-pondok LDII seluruh Indonesia.

Baca juga : Anak Usaha Telkom Jalin Kerja Sama Dengan NetlX

"Mudah-mudahan nanti kita bisa buka 1000 warung bersama LDII," kata Zulhas pada acara bertajuk 'Silaturahim Kebangsaan Menteri Perdagangan Indonesia dengan Warga LDII Kota Tangerang', di Pondok Pesantren Al-Furqon, Cimone, Kota Tangerang, Sabtu (30/9).

Zulhas berharap para siswa dan santri di sekolah-sekolah maupun di pondok-pondok LDII, juga diajarkan dan dilatih entrepreneurship. Tujuannya agar para lulusan pondok tidak hanya ahli dalam urusan agama, tapi juga pintar dalam urusan berniaga. 

Baca juga : Selayang Pandang Pengalaman Menggunakan KA Cepat Jakarta-Bandung

"Kemendag dan LDII ingin mengembangkan dalam bidang entrepreneur atau kewirausahaan, agar sekolah-sekolah LDII, pondok-pondoknya, selain mendidik untuk ilmu agama, juga kita latih entrepreneur. Jadi selain menjadi ustadz juga bisa menjadi entrepreneur. Jadi bisa ustadz tapi juga pintar berniaga. Ulama, tapi juga punya supermarket," lanjutnya. 

Sementara itu, Ketua DPW LDII Banten Dimo Tono Sumito menyambut baik rencana Mendag RI untuk mengadakan 1000 warung mendorong kewirausahaan di lingkungan LDII. Ia mengatakan kerja sama antara LDII dan Kemendag nantinya menjadi ranah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII. 

Baca juga : Jawa Barat, Asal Mula Kerja Sama Jepang Dan Indonesia

Pihaknya akan menindaklanjuti rencana tersebut, berkoordinasi dengan Ketua DPP LDII.

"DPW LDII Banten sangat setuju sekali, apalagi di Banten sudah banyak sekali usaha bersama atau koperasi yang sudah dijalankan di masing-masing pondok pesantren dan majelis ta'lim. Itu sangat menghidupkan kembali ekonomi kita," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.