Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Diingatkan Menko PMK: Kesehatan Adalah Aspek Utama Capai Indonesia Emas 2045
Selasa, 28 November 2023 18:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menekankan, kesehatan merupakan aspek utama di samping menciptakan generasi yang kuat, cerdas, dan berakhlak mulia, untuk mewujudkan generasi unggul pada tahun 2045 mendatang.
Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam agenda “Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Ji’rona pada Semarak Milad Emas”, di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro, pada Minggu (26/11/2023).
“Sehat dulu, kemudian cerdas, terus kuat, dan berakhlak mulia. Empat ini kuncinya, ini adalah prasyarat kalau kita ingin menciptakan generasi emas tahun 2045 mendatang,” ucap Muhadjir.
Oleh karena itu, Muhadjir menyebut keberadaan Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro menjadi sangat penting untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya.
Baca juga : Ganjar Siap Hadirkan Indonesia Unggul Dan Bebas Nepotisme
Peningkatan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai serta sumber daya kesehatan yang mumpuni diperlukan agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik secara cepat, tepat, dengan tetap memperhatikan mutu pelayanan.
“Rumah sakit ini semoga bisa didesain dengan konsep yang advance sehingga dapat betul-betul memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu juga semoga dapat meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Bojonegoro yang masih tergolong rendah,” tutur Muhadjir.
Selain itu, Muhadjir juga mendorong kontribusi layanan kesehatan dari pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan Rumah Sakit Aisiyah Bojonegoro agar terus ditingkatkan.
Terutama, untuk menunjang program-program prioritas pemerintah seperti percepatan penurunan stunting yang masih berada di angka 24,3 persen pada tahun 2022.
Baca juga : Penguatan Literasi untuk Kedaulatan Indonesia Emas 2045
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya juga telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang mendorong fungsi pelayanan kesehatan rumah sakit diperluas.
Pelayanan rumah sakit didorong tidak hanya terbatas pada layanan promotif, preventif, serta kuratif dan rehabilitatif, tetapi juga kepada layanan yang bersifat paliatif.
Pada kesempatan yang sama, Muhadjir memimpin peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro yang nantinya akan berdiri setinggi tujuh lantai yang dilengkapi dengan 118 kamar.
Diharapkan, pasca pembangunan gedung baru tersebut, status kelas Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro dapat ditingkatkan dari tipe C menjadi rumah sakit tipe B.
Baca juga : 3 WNI Hilang Kontak Setelah Israel Bom RS Indonesia, MER-C: Belum Ada Kabar
Turut hadir dalam agenda peletakan batu pertama itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Tamhid Masyhudi, Ketua PDM Bojonegoro Suwito, serta Direktur RSA Bojonegoro Tomy Oeky Prasiska.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya